Kunjungan Bersejarah ke Donggo, Gubernur NTB Tuntaskan Krisis Air Bersih

Selasa, 03 Maret 2026 19:32 WIB
Gubernur NTB sedang bercengkrama bersama warga desa Donggo. (Foto: ntbprov.go.id)
Gubernur NTB sedang bercengkrama bersama warga desa Donggo. (Foto: ntbprov.go.id)

RADARBANGSA.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan kunjungan kerja ke Desa Donggo, Kabupaten Bima, Selasa (3/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di NTB ini menjadi momentum penting untuk meninjau kondisi masyarakat pelosok sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan langsung.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Iqbal turut didampingi oleh Kepala Dinas Desa NTB Lalu Hamdi, Kepala Dinas Sosial NTB Masyuri, serta Ketua Baznas NTB.

Saat berdialog dengan warga, Gubernur menerima keluhan krusial terkait akses air bersih. Warga memaparkan bahwa desa sebenarnya memiliki bak penampungan air di dataran tinggi, namun terbengkalai akibat ketiadaan jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah. Selain itu, kualitas air kerap menjadi keruh saat musim penghujan.

Merespons aduan tersebut, Gubernur Iqbal menyatakan komitmen penuh untuk segera membangun instalasi perpipaan agar air dapat mengalir secara optimal.

“Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada tampungan air yang tidak bisa dimanfaatkan hanya karena tidak ada pipa,” tegasnya, seperti dilansir situs resmi ntbprov.go.id.

Selain menyerap aspirasi infrastruktur, rombongan juga menyerahkan ragam bantuan. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, uang tunai, 50 sak semen untuk perbaikan musala dan jalan desa, serta 1.000 bibit pohon guna mereboisasi kawasan yang gundul.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi ini adalah bentuk kehadiran pemerintah. Kita ingin memastikan masyarakat Donggo merasakan perhatian dan dukungan nyata,” imbuhnya.

Di sisi lain, kunjungan ini juga menyoroti urgensi penanganan kemiskinan ekstrem. Berdasarkan pendataan aparatur desa, tercatat sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) di Desa Mbawa yang masuk dalam kategori tersebut dan menjadi fokus prioritas Pemprov NTB.

“Kita tidak boleh membiarkan saudara-saudara kita hidup dalam kemiskinan ekstrem. Intervensi harus tepat sasaran dan kita akan kawal bersama agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” papar Gubernur Iqbal.

Meski dihadapkan pada sejumlah keterbatasan, Gubernur tetap menyampaikan kebanggaannya atas tingginya etos pendidikan dan pengabdian warga Donggo. Tercatat, hampir 700 putra daerah tersebut sukses menjadi prajurit TNI, dan banyak pula yang menempuh pendidikan tinggi di Pulau Jawa hingga Sulawesi.

“Saya bangga dengan masyarakat Donggo. Dengan segala keterbatasan, banyak yang berhasil menjadi prajurit TNI dan sarjana. Ini bukti bahwa semangat dan tekad masyarakat Donggo luar biasa,” ungkapnya.

Kepala Dusun Sori Fo’o, Nasrudin, menyambut haru kedatangan rombongan Pemprov NTB. Ia menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah bagi warga setempat.

“Kami sangat berterima kasih atas segala sumbangan dan perhatian yang diberikan. Ini adalah kunjungan gubernur pertama ke Donggo, dan masyarakat merasa sangat diperhatikan,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya ketersediaan air bersih, sekaligus memperkuat program pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Bima.



Reporter : Bahauddin
Redaktur : Rahmad Novandri