Gubernur NTB Blusukan ke Lokasi Banjir Nggembe Bima, Instruksikan Solusi Permanen

Selasa, 03 Maret 2026 21:31 WIB
Gubernur NTB blusukan ke lokasi banjir Nggembe, Bima. (Foto: ntbprov.go.id)
Gubernur NTB blusukan ke lokasi banjir Nggembe, Bima. (Foto: ntbprov.go.id)

RADARBANGSA.COM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung menginspeksi lokasi terdampak banjir di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3/2026). Blusukan ini merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan di Pulau Sumbawa.

Dalam kunjungannya, orang nomor satu di NTB tersebut didampingi oleh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB dan BPBD Kabupaten Bima guna memastikan distribusi logistik dan penanganan darurat berjalan mulus.

Dari hasil tinjauan lapangan, khususnya di Dusun Jala, tim menemukan anomali tata ruang yang menjadi biang keladi banjir bandang. Elevasi dasar sungai di kawasan tersebut ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan area permukiman warga.

Kondisi tersebut diperparah dengan sistem drainase yang mampet, sehingga air bah sangat mudah meluap dan menenggelamkan rumah penduduk saat curah hujan tinggi.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan ada solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegas Gubernur Iqbal.

Berdasarkan pendataan sementara, bencana hidrometeorologi ini memukul 204 Kepala Keluarga (KK). Puncaknya, sebanyak 177 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 50 hingga 80 sentimeter.

Lebih parahnya, terjangan air memutus akses transportasi warga akibat rusaknya sebuah jembatan kabupaten. Fasilitas pendidikan seperti SDN Inpres Nggembe juga tak luput dari genangan.

Merespons temuan lapangan ini, BPBD Provinsi NTB langsung menyusun rekomendasi mitigasi strategis. Langkah prioritas yang disiapkan mencakup penataan ulang drainase, normalisasi alur sungai, hingga evaluasi tata ruang kawasan secara menyeluruh.

Gubernur memastikan Pemprov NTB akan berkoordinasi ketat dengan pemerintah daerah setempat agar eksekusi mitigasi ini berjalan terintegrasi.

“Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan. Penanganan harus komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir,” imbuhnya.

Di akhir kunjungannya, Pemprov NTB mengingatkan seluruh warga untuk tetap waspada terhadap ancaman cuaca ekstrem dan selalu mematuhi instruksi petugas kebencanaan di lapangan.



Reporter : Bahauddin
Redaktur : Rahmad Novandri