Embarkasi Haji Banten Siap Beroperasi 2026, Jamaah Tak Lagi Berangkat dari Jakarta

Rabu, 04 Maret 2026 21:01 WIB
Wagub Banten Dimyati Natakusumah dan Wamenhaj Dahnil Anzar Sumanjuntak (foto: istimewa)
Wagub Banten Dimyati Natakusumah dan Wamenhaj Dahnil Anzar Sumanjuntak (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Komitmen meningkatkan pelayanan jamaah haji terus diperkuat Pemerintah Provinsi Banten. Mulai 2026, ribuan jamaah asal Banten dipastikan dapat berangkat langsung dari embarkasi sendiri di Kota Tangerang tanpa harus menuju Jakarta.

Hal tersebut mengemuka dalam Konsolidasi Perhajian dan Umrah Embarkasi Banten yang dihadiri Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah di Grand El Hajj (Asrama Haji) Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, yang membahas kesiapan embarkasi Banten sebagai pusat pemberangkatan haji musim 2026 sekaligus pilot project layanan terpadu one-stop services.

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati menyampaikan bahwa kehadiran embarkasi sendiri menjadi tonggak penting bagi Provinsi Banten. Selama ini, sekitar 9.000 jamaah Banten diberangkatkan melalui Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Banten. Semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah,” ujar Dimyati.

Menurutnya, beroperasinya embarkasi Banten akan memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta kenyamanan bagi jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci. Jamaah tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk proses keberangkatan.

Sementara itu, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa kesiapan embarkasi merupakan hasil sinergi lintas sektor. Pemerintah Kota Tangerang menghibahkan lahan, sementara Pemerintah Provinsi Banten mendukung pembangunan infrastruktur penunjang seperti akses jalan dan masjid.

“Mulai 2026, masyarakat Banten bisa berangkat ke Tanah Suci langsung dari embarkasi Banten,” ungkapnya.




Reporter : Ainur Rasyid
Redaktur : M. Isa