Siap Ditinggal Tambang 2030, Bupati KSB Pamer Jurus Ekonomi Saat Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 18:01 WIB
Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, pada momen shalat Id di halaman Masjid Agung Darussalam, KTC, Sumbawa Barat. (Foto: sumbawabaratkab.go.id)
Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, pada momen shalat Id di halaman Masjid Agung Darussalam, KTC, Sumbawa Barat. (Foto: sumbawabaratkab.go.id)

RADARBANGSA.COM - Peringatan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tak hanya diwarnai dengan suka cita kemenangan, tetapi juga menjadi panggung penyampaian strategi masa depan daerah.

Ribuan warga memadati halaman Masjid Agung Darussalaam, KTC, pada Sabtu (21/3/2026) pagi untuk melaksanakan salat Id yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Mufti Imam Suyanto dengan khotib K.H. Syamsul Ismain.

Dalam momentum sakral tersebut, Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, mengajak warga merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hj. Hanipah.

Bupati membeberkan bahwa program perlindungan sosial Kartu Sumbawa Barat Maju kini telah sukses menjangkau lebih dari 43.000 dari total 51.915 kepala keluarga di KSB.

“Saya berharap, pada akhir bulan April seluruh masyarakat telah memegang Kartu KSB Maju sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Amar menyoroti tantangan besar KSB di depan mata: berakhirnya izin operasi tambang Batu Hijau pada 2030. Untuk mencegah kelumpuhan ekonomi pascatambang, pemerintah mulai mengebut jurus diversifikasi agar tak lagi bergantung pada sektor ekstraktif.

Langkah konkretnya mulai terlihat. Pariwisata digenjot dengan memproses izin operasional Bandara Poto Tano. Sementara di sektor agribisnis, Pemkab menyiapkan hilirisasi peternakan sapi di 12 titik serta kemandirian benih padi seluas 100 hektare demi ketahanan pangan.

Investasi sumber daya manusia juga tak luput dari perhatian. Pemkab menggulirkan beasiswa mekanik alat berat yang menggandeng PT AMNT dan UT School, serta membuka keran penempatan pekerja migran ke Jepang.

Capaian KSB makin mentereng dengan diraihnya predikat Universal Health Coverage (UHC) 100 persen. Artinya, seluruh warga KSB kini telah diproteksi oleh layanan jaminan kesehatan gratis.

Kebijakan lokal ini juga disinergikan dengan sederet program prioritas nasional, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, hingga Sekolah Rakyat.

Menjelang akhir pidatonya, Bupati menitipkan pesan khusus terkait tensi politik desa. Ia meminta warga menjaga kerukunan jelang tahapan Pilkades Serentak di 23 desa yang akan bergulir September mendatang.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

Usai salat dan mendengarkan khotbah, rangkaian Idul Fitri ini ditutup dengan tradisi halalbihalal yang hangat antara Bupati, jajaran Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat KSB.



Reporter : Bahauddin
Redaktur : Rahmad Novandri