Muscab PKB Surabaya Perkuat Soliditas, Bidik Koalisi Strategis

Minggu, 05 April 2026 21:01 WIB
Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf. (Foto: nabiel ba)
Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf. (Foto: nabiel ba)

RADARBANGSA.COM - DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kota Surabaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah memperkuat struktur internal sekaligus menyusun strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Dalam forum tersebut, calon kuat Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, membuka peluang arah koalisi partai, termasuk kemungkinan menjalin kedekatan baru dengan PDI Perjuangan.

Menanggapi pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Musyafak menyebut hubungan PKB dan PDIP selama ini bersifat dinamis. Meski kerap gagal berkoalisi di masa lalu, ia menilai saat ini menjadi momentum untuk membangun sinergi baru.

“Kalau chemistry kan sejak dulu kita ada. Cuma memang belum pernah benar-benar nyambung. Dulu sempat mau gandengan tapi tidak jadi, akhirnya selalu berhadapan. Sekarang kita coba lagi, karena eranya sudah berubah,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Ia menegaskan, PKB Surabaya membuka ruang komunikasi politik dengan seluruh partai.

“PKB ini terbuka dengan semua partai. Ke depan masih ada waktu untuk pembahasan lebih detail,” imbuhnya.

Selain isu koalisi, Musyafak juga menargetkan capaian signifikan pada Pemilihan Legislatif mendatang. PKB Surabaya menargetkan meraih minimal 10 kursi di DPRD Kota Surabaya, mendekati capaian sebelumnya yang pernah mencapai 11 kursi.

Ia mengakui penurunan kursi pada periode lalu dipengaruhi konflik internal di tingkat pusat yang berdampak pada soliditas kader di daerah.

“Sekarang kita benahi melalui Muscab ini, untuk membangun soliditas dan kesepahaman dalam mengelola partai. Target kita jelas, mengembalikan kekuatan PKB di Surabaya,” tegasnya.

Melalui Muscab ini, PKB Surabaya berharap seluruh elemen partai dapat bersatu dan memperkuat organisasi guna menghadapi dinamika politik ke depan dengan strategi yang lebih matang.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri