Menhub Dudy: Keselamatan Jadi Prioritas, Layanan KRL Bekasi Timur Tunggu Clearance KNKT

Kamis, 30 April 2026 06:01 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (foto: Istimewa)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (foto: Istimewa)

RADARBANGSA.COM - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam rencana pembukaan kembali Stasiun Bekasi Timur serta operasional layanan kereta rel listrik (KRL) pasca insiden kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

Saat ini, kata Menhub Dudy, proses pembukaan kembali layanan masih menunggu hasil clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak yang berwenang melakukan investigasi.

“Apabila sudah ada clearance dari KNKT siang ini, kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur. Saat ini kami masih dalam tahap persiapan uji rel, persinyalan, dan sebagainya. Yang paling utama dan harus diperhatikan adalah aspek keselamatan,” ujar Menhub Dudy di Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa proses pemulihan operasional jalur kereta telah dilakukan secara bertahap. Jalur hilir sudah dapat digunakan kembali sejak Selasa (28/4) dini hari untuk perjalanan kereta jarak jauh dari arah timur.

Adapun pada Rabu (29/4) pukul 02.00 WIB, jalur hulu juga telah dinyatakan bersih dari puing-puing. Meski demikian, operasional di area stasiun masih diberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam guna memastikan keamanan perjalanan.

“Kami bersama KNKT telah memastikan keselamatan penggunaan jalur ini untuk kereta jarak jauh, meskipun masih dilakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam di area stasiun,” ujar Bobby.

Kementerian Perhubungan bersama seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan proses pemulihan berjalan optimal, sekaligus menjadikan insiden ini sebagai evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan keselamatan transportasi perkeretaapian ke depan.




Reporter : Ainur Rasyid
Redaktur : M. Isa