Wali Kota Mojokerto Tekankan Sinergi Satlinmas untuk Jaga Kamtibmas

Selasa, 05 Mei 2026 11:01 WIB
Perkuat sinergi, Ning Ita tegaskan peran strategis Satlinmas. (Foto: Pemkot Mojokerto)
Perkuat sinergi, Ning Ita tegaskan peran strategis Satlinmas. (Foto: Pemkot Mojokerto)

RADARBANGSA.COM - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai ujung tombak dalam menjaga ketentraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat di tingkat kelurahan.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan peningkatan sinergitas Satlinmas di Aula Kantor Kelurahan Magersari, Senin (4/5), yang dihadiri unsur kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satuan Polisi Pamong Praja, serta anggota Satlinmas.

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menekankan bahwa keberadaan Satlinmas tetap diperlukan meskipun sudah ada aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui sinergi seluruh elemen.

“Meski sudah ada polisi, tentara, dan Satpol PP, tetap masih membutuhkan Satlinmas. Karena tugas menjaga keamanan, ketentraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat harus dilakukan bersama-sama dengan sinergi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan Satlinmas memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain melalui Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 dan Permendagri Nomor 11 Tahun 2023. Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga telah menerbitkan Surat Keputusan Wali Kota terkait pembentukan Satlinmas di 18 kelurahan, sehingga seluruh anggotanya memiliki legalitas yang jelas.

“Panjenengan semua yang sudah berseragam ini sudah ber-SK Wali Kota. Nama panjenengan sudah tercantum. Jadi keberadaan Satlinmas ini resmi dan memiliki dasar hukum yang jelas,” imbuhnya.

Ning Ita memaparkan empat tugas utama Satlinmas, yakni membantu penyelenggaraan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, penanggulangan dan pencegahan bencana serta kebakaran, serta tugas lain dari kepala satuan.

Ia juga menekankan bahwa stabilitas keamanan daerah berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kondisi wilayah yang aman dan kondusif akan mendorong aktivitas masyarakat dan meningkatkan daya tarik ekonomi.

“Kalau Kota Mojokerto aman, tertib, dan kondusif, maka banyak orang akan datang, berbelanja, dan ekonomi akan berputar. Tapi kalau kota ini dikenal rawan, tentu orang enggan datang. Karena itu menjaga keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Magersari turut mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap gangguan keamanan melalui layanan call center 110, serta menjaga etika dalam pelaksanaan tugas dan interaksi sosial, khususnya bagi anggota Satlinmas.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri