Bupati Pamekasan Lepas Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Kesehatan dan Ibadah

Kamis, 07 Mei 2026 11:01 WIB
Menuju Tanah Suci, 1.384 CJH Pamekasan Resmi Dilepas. (Foto: Pemkab Pamekasan)
Menuju Tanah Suci, 1.384 CJH Pamekasan Resmi Dilepas. (Foto: Pemkab Pamekasan)

RADARBANGSA.COM - Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman secara resmi melepas sebanyak 1.384 calon jemaah haji (CJH) tahun 2026 di Masjid Agung As-Syuhada’ Pamekasan, Selasa (5/5/2026).

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan seragam haji 2026 kepada perwakilan CJH oleh Bupati Kholilurrahman. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pamekasan, Didik Hariadi.

Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman berharap seluruh calon jemaah haji dapat meraih predikat haji mabrur setelah mengikuti rangkaian pelepasan dan pembekalan.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena para CJH yang telah menunggu antrean bertahun-tahun akhirnya dapat menunaikan ibadah haji tahun ini dalam kondisi sehat. Menurutnya, ibadah haji merupakan bentuk ibadah yang menguji kesabaran, termasuk dalam proses menunggu keberangkatan.

Sebanyak 1.384 CJH asal Pamekasan tahun ini terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 73 sebanyak 309 jemaah, kloter 74 sebanyak 325 jemaah, kloter 75 sebanyak 376 jemaah, dan kloter 76 sebanyak 374 jemaah.

Bupati juga mengingatkan para jemaah untuk memperbanyak amalan ibadah, meluruskan niat, serta tidak mengandalkan status sosial, jabatan, maupun kekayaan selama menjalankan ibadah haji.

“Semua sama di hadapan Allah SWT. Semoga seluruh jemaah dapat meraih haji mabrur,” tegasnya.

Selain itu, ia berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, meningkatkan kesabaran, serta mematuhi seluruh ketentuan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Kepada para petugas haji, Bupati meminta agar memberikan pendampingan dan pelayanan secara optimal kepada seluruh jemaah.

“Saya titip jemaah haji Pamekasan agar dibimbing dengan baik. Menelantarkan jemaah adalah bentuk pengkhianatan,” pesannya.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri