RADARBANGSA.COM - Pembangunan Akses Tol Pattimura di Kota Salatiga, Jawa Tengah, resmi dimulai sebagai bagian dari pengembangan ruas Tol Semarang-Solo. Proyek yang didukung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) itu diyakini bakal memperkuat konektivitas kawasan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan akses tol bukan hanya menghadirkan infrastruktur jalan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pemerataan pembangunan wilayah.
“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” ujar Dody dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.
Akses Tol Pattimura nantinya diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat menuju pusat Kota Salatiga, sekaligus memperlancar arus distribusi logistik dan mobilitas kendaraan dari berbagai arah.
Proyek tersebut memiliki panjang total 1,66 kilometer yang terdiri atas jalur masuk (ramp on) sepanjang 661 meter dan jalur keluar (ramp off) sepanjang 998 meter. Selain itu, penataan Jalan Pattimura sepanjang 555 meter juga menjadi bagian dari pekerjaan.
Saat ini, tahapan proyek masih difokuskan pada pekerjaan awal berupa pembersihan dan pematangan lahan. Dari total kebutuhan lahan seluas 18.731 meter persegi, proses pembebasan lahan telah mencapai lebih dari 97 persen.
Pemerintah berharap kehadiran akses tol baru ini mampu menjadi pendorong pertumbuhan kawasan, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru di Kota Salatiga dan sekitarnya.