Gotong Royong dan Kirab Budaya Warnai Merti Desa Temuwuh

Kamis, 14 Mei 2026 15:31 WIB
Ribuan Warga Meriahkan Merti Desa Temuwuh di Dlingo Kabupaten Bantul. (Foto: Pemkab Bantul)
Ribuan Warga Meriahkan Merti Desa Temuwuh di Dlingo Kabupaten Bantul. (Foto: Pemkab Bantul)

RADARBANGSA.COM - Semangat gotong royong dan pelestarian budaya mewarnai puncak perayaan Merti Desa Kalurahan Temuwuh, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Rabu (13/5/2026).

Mengusung tema “Nyawiji Greget Sengkuh Ora Mingkuh Mbangun Temuwuh”, kegiatan tersebut menjadi momentum penyatuan warga dari 12 padukuhan untuk bersama-sama membangun potensi desa.

Rangkaian acara diawali kirab budaya yang diikuti sekitar 2.250 peserta dan dipusatkan di Balai Desa Temuwuh. Beragam pertunjukan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari tari kolosal pemuda setempat, pementasan Jatilan Trirupa Budaya, penampilan musik Lima Jari, hingga pagelaran wayang kulit oleh Ki Wahyu Prasetya pada malam harinya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi antusiasme dan kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.

Menurutnya, Merti Desa bukan sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun karakter generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berbudaya.

“Merti Desa menjadi momentum untuk memperbarui semangat dan tekad bersama. Temuwuh memiliki potensi besar yang harus dijaga, dilestarikan budayanya, dan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Panewu Dlingo Marjihidayat turut mengapresiasi semangat warga yang tercermin melalui tema tahun ini. Filosofi “Sengkuh Ora Mingkuh”, kata dia, menggambarkan sikap percaya diri dan pantang menyerah dalam menjalankan tanggung jawab.

“Kami bangga melihat semangat kebersamaan seluruh padukuhan. Dengan semangat nyawiji ini, Temuwuh diharapkan terus berkembang dan semakin sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Merti Desa Gunawan Joko menyebut keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ia berharap rangkaian kegiatan budaya yang digelar mampu memperkenalkan potensi wisata dan budaya Temuwuh kepada masyarakat yang lebih luas.

Perayaan Merti Desa Temuwuh tahun ini menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya lokal tetap dapat berjalan seiring dengan upaya pembangunan dan kemajuan desa tanpa meninggalkan identitas masyarakat setempat.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri