Inflasi Kota Tangerang Jadi yang Terendah di Banten, Ini Komoditas Penyumbang Kenaikan Harga

Rabu, 03 Juni 2026 16:01 WIB
Inflasi Kota Tangerang (foto: istimewa)
Inflasi Kota Tangerang (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali mencatatkan capaian positif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha, Kota Tangerang berhasil menorehkan angka inflasi terendah di Provinsi Banten pada Mei 2026.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, inflasi tahunan (year on year/yoy) pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,96 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi kabupaten/kota lain di Provinsi Banten yang berada di atas 3 persen.

Capaian ini memperlihatkan efektivitas berbagai langkah pengendalian harga dan ketersediaan pasokan yang selama ini dilakukan Pemkot Tangerang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, stabilitas inflasi di Kota Tangerang berjalan cukup konsisten sejak awal tahun. Dalam tiga bulan terakhir, inflasi tercatat sebesar 3,10 persen pada Maret, kemudian turun menjadi 1,54 persen pada April, dan berada di angka 1,96 persen pada Mei.

“Angka inflasi terkini menunjukkan keberhasilan upaya pengendalian stabilitas selama ini. Di Kota Tangerang, inflasi hanya menyentuh 1,96 persen dibandingkan kabupaten atau kota lainnya di Provinsi Banten yang rata-rata mencapai lebih dari 3,0 persen. Harga Indeks Konsumennya juga hanya 109,57 dengan indeks month to month-nya mengalami deflasi sebesar 0,15 persen,” ujar Ruta, Rabu (3/6/26).

Meski inflasi tetap terkendali, sejumlah komoditas pangan tercatat menjadi pemicu kenaikan harga pada Mei lalu. Kondisi tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha serta momentum libur panjang akhir pekan.

Ruta menjelaskan, cabai merah, kue kering, dan minyak goreng masih menjadi komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi di Kota Tangerang.

“Tidak berbeda banyak dari bulan kemarin, komoditas penyumbang inflasi masih didominasi cabai merah sebesar 18,53 persen, kue kering sebesar 8,29 persen, dan minyak goreng yang mencapai 3,27 persen,” tambahnya.

Dengan capaian inflasi yang tetap rendah, Kota Tangerang menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang cukup baik di tengah dinamika harga pangan nasional. Ke depan, Pemkot Tangerang berkomitmen terus memperkuat pengawasan distribusi dan ketersediaan bahan pokok guna menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.



Reporter : Yanuar Prasetyo
Redaktur : M. Isa