RADARBANGSA.COM - Pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital kembali ditekankan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Hal tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri kegiatan Gelar Syukur Parenting Kelulusan dan Peresmian Gedung Olahraga (GOR) SMP Negeri 1 Ngoro bertema “Orang Tua Adaptif, Gen Z Berkarakter: Peran Orang Tua dalam Membentuk Remaja Tangguh di Era Digital”, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di GOR SMP Negeri 1 Ngoro itu diawali dengan penampilan Tari Wanci Kahuripan yang dibawakan para siswa. Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, perwakilan DPRD, Kepala Dinas Pendidikan, Forkopimca Ngoro, tenaga pendidik, orang tua siswa, alumni, serta mitra sekolah.
Dalam sambutannya, Gus Barra mengapresiasi keluarga besar SMP Negeri 1 Ngoro yang dinilai berhasil membangun sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Hari ini merupakan momentum yang membahagiakan sekaligus membanggakan. Kita merayakan kelulusan siswa kelas IX, menggelar kegiatan parenting bersama orang tua, sekaligus meresmikan Gedung Olahraga SMP Negeri 1 Ngoro. Kehadiran seluruh pihak menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan adalah hasil kerja bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, alumni, dunia usaha, dan pemerintah,” ujarnya.
Ia mengaku bangga terhadap perkembangan SMP Negeri 1 Ngoro yang terus menunjukkan kemajuan. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, olahraga, seni, dan berbagai potensi peserta didik.
Gus Barra menilai tema parenting yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.
“Kita menyadari anak-anak tumbuh di tengah kemudahan akses informasi, perkembangan media sosial, dan perubahan lingkungan yang sangat dinamis. Karena itu, pendidikan anak tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga,” jelasnya.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan guru di sekolah harus diperkuat melalui perhatian, keteladanan, pengawasan, dan pendampingan orang tua di rumah. Karena itu, orang tua dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Menjadi orang tua yang adaptif berarti memahami perkembangan zaman, membangun komunikasi yang baik, menjadi sahabat bagi anak, sekaligus memberikan arahan dan nilai-nilai kehidupan yang benar. Anak-anak tidak hanya membutuhkan dukungan materi, tetapi juga perhatian, motivasi, keteladanan, pendampingan, dan doa agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter,” tuturnya.
Ia menegaskan, kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga akan melahirkan generasi yang cerdas, percaya diri, berkarakter, dan mampu meraih prestasi sesuai potensinya.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan Misi Kedua Catur Abhipraya Mubarok Kabupaten Mojokerto, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
Pada kesempatan itu, Gus Barra juga memberikan motivasi kepada siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Ia menegaskan bahwa kelulusan merupakan awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Saya berharap seluruh siswa yang hari ini lulus dapat melanjutkan pendidikan dan tidak ada yang berhenti sekolah. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, bangsa ini membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, sehat, produktif, dan berdaya saing. Kalianlah generasi yang akan menentukan arah kemajuan bangsa di masa depan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk terus belajar, membangun karakter positif, serta memilih lingkungan pergaulan yang baik karena hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap masa depan mereka.
Selain menghadiri syukuran kelulusan dan kegiatan parenting, Gus Barra turut meresmikan Gedung Olahraga SMP Negeri 1 Ngoro. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan bakat dan prestasi siswa, khususnya di bidang olahraga.
“Keberadaan GOR ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik, khususnya di bidang olahraga, kesehatan, dan pembentukan karakter. Melalui olahraga, anak-anak belajar disiplin, kerja keras, sportivitas, kerja sama, kepemimpinan, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas olahraga tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh seluruh warga sekolah. Menurutnya, bukan tidak mungkin dari SMP Negeri 1 Ngoro lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Mojokerto, hingga Indonesia.
Sebelum menutup sambutannya, Gus Barra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kemajuan SMP Negeri 1 Ngoro, mulai dari guru, komite sekolah, alumni, pemerintah desa, mitra industri, hingga masyarakat.
“Dengan memohon ridha Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gedung Olahraga SMP Negeri 1 Ngoro pada hari ini secara resmi saya nyatakan diresmikan dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.