Plt Wali Kota Resmikan Pasar Mbabrik, Wadah Baru Produk UMKM

Senin, 15 Juni 2026 21:31 WIB
Pasar Mbabrik Resmi Dibuka, Dongkrak Ekonomi Warga Manisrejo. (Foto: pemkot madiun)
Pasar Mbabrik Resmi Dibuka, Dongkrak Ekonomi Warga Manisrejo. (Foto: pemkot madiun)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kota Madiun terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Salah satunya dengan mendukung hadirnya ruang ekonomi kreatif berbasis warga melalui pembukaan Pasar Tradisional Mbabrik di Jalan Pacarsari, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Minggu (14/6/2026).

Pasar yang mengusung konsep pemberdayaan produk lokal tersebut diresmikan oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Prosesi pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan kesenian dongkrek, dilanjutkan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya aktivitas Pasar Tradisional Mbabrik.

Usai peresmian, Plt Wali Kota meninjau sejumlah stan UMKM yang menawarkan beragam produk unggulan masyarakat, mulai dari sego tiwul, garang asem, ketan, aneka jenang, hingga berbagai kue tradisional hasil olahan warga.

Dalam kesempatan itu, F. Bagus Panuntun mengapresiasi kreativitas masyarakat Manisrejo yang mampu mengembangkan potensi lingkungan menjadi kegiatan ekonomi produktif.

“Sejak awal warga di sini sudah aktif menjalankan berbagai program, salah satunya Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Dari kegiatan tersebut kemudian lahir berbagai produk olahan yang kini memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, Pasar Tradisional Mbabrik merupakan hasil kolaborasi masyarakat, pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga Pemerintah Kota Madiun dalam menyediakan ruang promosi bagi produk-produk lokal.

“Ini bentuk kolaborasi yang sangat baik antara warga, lurah, camat, dan pemerintah kota. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga agar pasar tidak hanya ramai saat pembukaan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

F. Bagus Panuntun menegaskan, Pemkot Madiun akan terus mendukung keberlangsungan Pasar Tradisional Mbabrik agar mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Dukungan tersebut di antaranya melalui promosi produk UMKM agar semakin dikenal luas.

“Kuliner akan lebih cepat berkembang jika banyak dikenalkan. Apalagi di sini terdapat banyak makanan tradisional yang memiliki potensi besar. Selain itu, lokasi pasar juga nyaman dan teduh sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” ungkapnya.

Ia optimistis produk-produk yang dipasarkan akan terus berkembang seiring komitmen masyarakat dalam menjaga eksistensi pasar. Ke depan, tidak hanya kuliner tradisional, berbagai produk kreatif lainnya juga berpeluang tumbuh dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.

Kehadiran Pasar Tradisional Mbabrik diharapkan mampu menjadi wadah promosi UMKM sekaligus destinasi kuliner baru di Kota Madiun. Selain meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, pasar tersebut juga diharapkan memperkuat interaksi sosial dan semangat kebersamaan antarwarga.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri