RADARBANGSA.COM - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, hingga Sabtu (20/6), sebanyak 267 kelompok terbang atau kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jumlah tersebut terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total yang dipulangkan melalui Jeddah mencapai 104.753 orang.
Sementara itu, melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, telah diberangkatkan 70 kloter yang membawa 26.898 jemaah dan 281 petugas, dengan jumlah keseluruhan 27.179 orang.
Secara kumulatif, sebanyak 329 kloter telah tiba di Indonesia, terdiri atas 127.709 jemaah dan 1.316 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 129.025 orang.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan bahwa jemaah haji yang telah tiba di Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji diharapkan bisa memberi dan menebar manfaat untuk sekitar. Ia menyebut, nilai-nilai yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan, perlu terus dijaga setelah jemaah kembali ke Tanah Air.
“Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Maria dikutip dari Kemenhaj, Minggu (21/6/2026).
Menurut Maria, kepatuhan dan kedisiplinan jemaah selama proses pemulangan turut menentukan kelancaran pelayanan. Maria juga mengingatkan jemaah agar menjaga paspor, kartu identitas haji, boarding pass, dan dokumen penting lainnya selama perjalanan.