RADARBANGSA.COM - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumedang dengan menerapkan inovasi metode stick on wall. Langkah ini dilakukan agar sekolah terintegrasi tersebut siap digunakan saat Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dimulai.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengabaikan kualitas konstruksi agar fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Dody.
Berdasarkan data per 29 Juni 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 87,39 persen. Proyek yang dibangun di atas lahan seluas 7,3 hektare itu memiliki luas bangunan 27.372 meter persegi serta ruang terbuka hijau (RTH) seluas 47.961 meter persegi, dengan melibatkan sekitar 820 tenaga kerja.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Jawa Barat, Tomi Hendratno, menjelaskan metode stick on wall diterapkan pada pekerjaan plesteran dan acian dinding sebagai upaya memangkas waktu pengerjaan menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Untuk strategi percepatan menghadapi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, kami melakukan penambahan tenaga kerja. Selain itu, kami juga melakukan inovasi pada beberapa pekerjaan finishing, antara lain penggunaan stick on wall untuk mempercepat pelaksanaan finishing plesteran acian,” ujar Tomi.
Selain mempercepat pekerjaan konstruksi, Kementerian PU juga mulai menyusun zonasi kawasan sekolah dengan memisahkan bangunan yang telah siap digunakan dan area yang masih dalam proses penyelesaian. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai tanpa terganggu aktivitas pembangunan.
Sekolah Rakyat Sumedang akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari ruang kelas jenjang SD hingga SMA, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium kesenian, gedung serbaguna, kantin, dapur, hingga lapangan sepak bola dan basket. Saat ini, gedung sekolah, gedung serbaguna, kantin, dan dapur telah siap untuk difungsikan.