RADARBANGSA.COM - Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pria berusia 58 tahun yang dilaporkan hanyut di Sungai Bah Toguran, Desa Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Korban bernama Mula Sirait ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari dilakukan operasi pencarian.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama dua hari," ujar Kepala Kantor Basarnas Kelas A Medan Hery Marantika dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Hery menjelaskan, operasi pencarian dilakukan setelah pihak kepolisian melaporkan adanya warga yang hilang di kawasan tersebut.
Sebelumnya, aparat kepolisian bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri. Namun, karena korban belum juga ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Basarnas Kelas A Medan.
Hery mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi bernama Bunga Sianturi, korban sempat melintas menggunakan sepeda motor menuju area perladangan melalui penyeberangan sungai.
"Ketika seorang saksi bernama Bunga Sianturi mendengar sepeda motor korban melintasi penyeberangan sungai menuju area perladangan. Hingga pukul 12.00 WIB korban tidak kunjung terlihat di lokasi. Saat hendak kembali ke rumah, saksi mendapati sepeda motor korban masih terparkir di penyeberangan sungai, sementara korban tidak ditemukan," katanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Basarnas Medan langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.
Dalam operasi itu, tim SAR gabungan membagi pencarian ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama melakukan penyisiran melalui udara menggunakan drone thermal dari lokasi kejadian ke arah hilir sungai sejauh sekitar dua kilometer, sementara tim lainnya melakukan pencarian darat dengan metode scouting menyusuri bantaran sungai dan memfokuskan pencarian pada titik-titik yang dicurigai.
"Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 11.26 WIB, korban berhasil terdeteksi melalui pemantauan drone thermal pada koordinat 02°54′58.38″N 99°13′47.57″E, sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian awal," ujar Hery.
Setelah berhasil ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
"Pada hari kedua pelaksanaan operasi SAR, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Mula Sirait dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian awal," katanya.
Atas peristiwa tersebut, Basarnas bersama tim SAR gabungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Hery juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan ketika arus sungai sedang deras.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai apresiasi atas dedikasi dan kerja sama selama proses pencarian berlangsung.