Ribuan Warga Meriahkan Syuroan dan 1 Muharram di Sambirejo Timur Deli Serdang

Minggu, 05 Juli 2026 16:01 WIB
Kegiatan Syuroan, Bersih Desa, dan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, berlangsung pada 28–29 Juni 2026. (Foto: Antara)
Kegiatan Syuroan, Bersih Desa, dan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, berlangsung pada 28–29 Juni 2026. (Foto: Antara)

RADARBANGSA.COM - Ribuan warga memadati rangkaian kegiatan Syuroan, Bersih Desa, dan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Juni 2026 itu berlangsung meriah dengan nuansa religi, budaya, dan kebersamaan warga.

Kepala Desa Sambirejo Timur, M. Arifin, mengatakan pelaksanaan Syuroan tahun ini berjalan lancar berkat partisipasi aktif masyarakat yang tetap menjaga semangat gotong royong.

"Alhamdulillah, kegiatan Syuroan, Bersih Desa, dan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tahun ini berjalan dengan baik. Ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan keguyuban masyarakat Desa Sambirejo Timur," katanya di Deli Serdang, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan tabligh akbar yang diikuti ibu-ibu perwiritan, masyarakat, jajaran pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Ustaz Fauzi Wikanda dan diiringi penampilan Tim Hadroh Rumah Tahfidz Khoirul Hasanah. Usai kegiatan keagamaan, warga melanjutkan dengan kenduri dan makan nasi ambengan sebagai wujud syukur sekaligus mempererat kebersamaan.

Memasuki siang hingga malam hari, suasana semakin semarak dengan pagelaran wayang kulit, pertunjukan musik pemuda, doa bersama, hingga wayang orang bertema Gatotkaca. Pertunjukan kemudian ditutup dengan wayang kulit berlakon Wahyu Ketenteraman yang berlangsung hingga dini hari.

Ia mengatakan, kegiatan yang dikemas sebagai pesta rakyat tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Deli Serdang dan dihadiri lebih dari 2.000 warga.

Menurutnya, tradisi Syuroan merupakan warisan budaya yang telah berlangsung puluhan tahun dan terus dilestarikan masyarakat Desa Sambirejo Timur.

"Kegiatan ini memadukan nilai keagamaan, seni musik, wayang orang, dan wayang kulit yang terus kami lestarikan. Tradisi ini sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu dan tahun ini merupakan pelaksanaan ke-47 setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi," ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Syuroan dilakukan secara bergiliran di setiap dusun tanpa menggunakan anggaran dana desa. Seluruh pembiayaan dan pelaksanaan kegiatan berasal dari swadaya serta gotong royong masyarakat.

"Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat Sambirejo Timur. Tradisi ini mampu mempersatukan warga tanpa memandang suku maupun latar belakang," kata Arifin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang Yudi Hilmawan, Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy Tarigan, unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Percut Sei Tuan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri