Pemkot Salatiga Bekali Warga Keterampilan MUA dan Barista Siap Kerja

Selasa, 07 Juli 2026 17:01 WIB
Pelatihan MUA dan Barista Salatiga Siapkan Tenaga Kerja Kompeten. (Foto: rasika)
Pelatihan MUA dan Barista Salatiga Siapkan Tenaga Kerja Kompeten. (Foto: rasika)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan keterampilan berbasis kebutuhan dunia kerja.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Vokasi Merias Wajah (Make Up Artist/MUA) dan Pelatihan Barista di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Salatiga, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan. Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten sekaligus membuka peluang masyarakat untuk mengembangkan usaha mandiri.

Dalam kesempatan itu, Robby menyampaikan apresiasi kepada Disperinaker Kota Salatiga, UPTD BLK, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut.

Menurutnya, peningkatan kompetensi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan dan pembangunan daerah.

“Berdasarkan data ketenagakerjaan, kondisi Kota Salatiga menunjukkan perkembangan yang baik. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,98 persen. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus mencetak tenaga kerja yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Robby.

Ia berharap para peserta tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Selain memperoleh keterampilan, saya berharap peserta memiliki pola pikir untuk tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan,” tegasnya.


Robby menilai pelatihan MUA dan Barista memiliki prospek yang menjanjikan seiring berkembangnya kebutuhan industri kreatif dan sektor ekonomi berbasis jasa.

Meningkatnya tren bisnis kedai kopi turut membuka peluang bagi tenaga barista yang memiliki kompetensi, sementara profesi MUA semakin dibutuhkan dalam berbagai kegiatan, mulai dari pernikahan, acara formal, hingga industri kreatif.

Sementara itu, Kepala Disperinaker Kota Salatiga, Agung Hendratmiko, menjelaskan pelatihan tersebut berlangsung selama 20 hari, mulai 6 hingga 31 Juli 2026. Peserta merupakan masyarakat pencari kerja yang telah melalui tahapan seleksi, dengan pembiayaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Salatiga Tahun Anggaran 2026.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pencari kerja agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan mampu terserap di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelas Agung.

Melalui program pelatihan vokasi ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap peserta dapat mengoptimalkan kesempatan yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan, memperluas peluang kerja, serta berkontribusi dalam menciptakan SDM berkualitas yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri