Sekolah Rakyat Sumedang Siap Beroperasi September, Progres Pembangunan Capai 87 Persen

Selasa, 07 Juli 2026 20:31 WIB
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat mengunjungi proyek Sekolah Rakyat di Ujungjaya, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (6/7). (Foto: Pemkab Sumedang)
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat mengunjungi proyek Sekolah Rakyat di Ujungjaya, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (6/7). (Foto: Pemkab Sumedang)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, akan siap digunakan pada September 2026. Saat ini, progres fisik proyek tersebut telah mencapai 87 persen.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan penyelesaian pembangunan terus dikebut agar seluruh sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung rampung sebelum kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke lokasi baru.

"Secara umum progres pembangunannya

sudah mencapai 87 persen. Insyaallah pembangunan terus kita percepat pada bulan September semuanya sudah siap sehingga peserta didik bisa mulai belajar di sini dengan fasilitas yang sangat baik," kata Dony di Sumedang, Senin (6/7/2026).

Untuk sementara, para peserta didik masih menjalani proses belajar di Balai Latihan Kerja (BLK). Setelah pembangunan selesai, mereka akan dipindahkan ke kompleks Sekolah Rakyat yang diproyeksikan mampu menampung lebih dari 500 siswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang.

Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan seluas sekitar tujuh hektare dengan dukungan anggaran sekitar Rp290 miliar dari pemerintah pusat. Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang makan, aula, masjid, perpustakaan, lapangan olahraga, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

"Anak-anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki kesempatan menikmati pendidikan dengan fasilitas yang luar biasa. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan, pada kapasitas penuh kompleks pendidikan tersebut dirancang mampu menampung hingga 1.000 peserta didik. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Sumedang.

"Boleh jadi orang tuanya belum beruntung, tetapi anak-anaknya memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih sejahtera melalui pendidikan berkualitas," katanya.

Pemkab Sumedang berharap pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga operasional Sekolah Rakyat segera dimulai dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri