Menteri PPPA Sebut Ustadzah Berperan Penting Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan

Rabu, 08 Juli 2026 17:01 WIB
Arifah Fauzi (Menteri PPPA). (Foto: Kementerian PPPA)
Arifah Fauzi (Menteri PPPA). (Foto: Kementerian PPPA)

RADARBANGSA.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak para tokoh agama, terutama ulama perempuan (ustadzah) untuk bersinergi dalam menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Ulama perempuan memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Selain menyampaikan ajaran agama, mereka adalah agen perubahan yang menghadirkan nilai-nilai Islam rahmatan lil`alamin, yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, kasih sayang, dan perlindungan terhadap kelompok rentan," kata Menteri Arifah Fauzi dilansir dari antaranews, Rabu (8/7/2026).

Menurut Arifah, ulama perempuan merupakan agen perubahan yang mampu menginspirasi lahirnya norma sosial yang inklusif, penuh kasih, dan protektif di tengah masyarakat.

KemenPPPA terus memperkuat kemitraan dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) dan berbagai organisasi keagamaan dalam membangun perubahan norma sosial melalui edukasi, advokasi, peningkatan kapasitas, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Ia mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian penting dari implementasi kebijakan perlindungan perempuan dan anak.

Sebab, perubahan yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada regulasi, melainkan harus ditopang oleh penguatan nilai-nilai sosial, budaya, dan keagamaan yang menghormati harkat martabat manusia.

"Melalui peran ulama perempuan, kita berharap norma sosial di masyarakat bergeser menjadi norma yang melindungi kelompok rentan, sehingga terwujud lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan," tuturnya.



Reporter : Neli Elislah
Redaktur : M. Isa