Pemprov Jateng Perkuat Pencegahan LGBTQ Lewat Edukasi Dini

Kamis, 09 Juli 2026 18:01 WIB
Gubernur Luthfi Dukung Pencegahan LGBTQ di Jawa Tengah. (Foto: pemprov jateng)
Gubernur Luthfi Dukung Pencegahan LGBTQ di Jawa Tengah. (Foto: pemprov jateng)

RADARBANGSA.COM - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam upaya pencegahan penyebaran budaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) di wilayahnya.

Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui penguatan edukasi sejak dini, layanan konseling, serta langkah pencegahan yang melibatkan perangkat daerah.

Kebijakan itu mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025–2029 yang memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman nonmiliter.

Menurut Ahmad Luthfi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperkuat langkah pencegahan melalui lingkungan pendidikan maupun sektor kesehatan.

"Dinas terkait kita perintahkan untuk betul-betul melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan. Jadi pencegahan itu harus (dilakukan) sejak dari dini," kata Luthfi usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, Kota Semarang, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan, Pemprov Jateng juga menyediakan layanan konsultasi psikologi gratis berbasis daring yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh pendampingan terhadap berbagai persoalan, termasuk perilaku berisiko.

"Dinas kita punya terobosan kreatif, yaitu LOGIS. Jadi konsultasi gratis. Ini kita gunakan di tiga kabupaten/kota, bisa konsultasi online, termasuk perilaku menyimpang LGBT, juga bisa," ujarnya.

Luthfi menegaskan, strategi yang diterapkan Pemprov Jawa Tengah lebih menitikberatkan pada langkah preventif melalui edukasi, pendampingan, dan layanan konseling, sehingga berbagai persoalan dapat ditangani sedini mungkin.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri