RADARBANGSA.COM - Pemerintah memperkuat sinergi dengan dunia usaha untuk mencetak tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap bersaing. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama BPD Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI) Jaya resmi menjalin kerja sama strategis guna menyelaraskan pengembangan keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
Kesepahaman tersebut ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi bersama Sekretaris Umum BPD HIPMI Jaya Rangga Derana Niode di Kantor Kemnaker, Jakarta, Rabu (8/7/2026) lalu.
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang terus berubah. Menurutnya, sinergi tersebut akan memperkuat hubungan antara lembaga pelatihan dengan dunia industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan.
"Kami memandang bahwa inisiatif dan gagasan yang disampaikan sangat relevan dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan secara berkelanjutan. Khususnya dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat link and match dengan dunia industri," ujar Cris.
Ia menambahkan, nota kesepahaman tersebut bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan menjadi titik awal untuk menghadirkan program-program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dunia usaha.
"Kami meyakini momen ini sebagai titik awal kolaborasi strategis dan mendorong agar dapat diimplementasikan bersama dalam bentuk program yang riil, feasible, dan berdampak nyata," katanya.
"Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat kualitas angkatan kerja," pungkasnya.