Korban Tewas Kecelakaan Maut Tiga Kendaraan di Pantura Indramayu Bertambah Jadi 12 Orang

Selasa, 14 Juli 2026 11:01 WIB
Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7). (Foto: Antara)
Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7). (Foto: Antara)

RADARBANGSA.COM - Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di wilayah Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bertambah menjadi 12 orang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu AKP Undang Syarif mengatakan, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sembilan korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Awalnya di lokasi kejadian ada tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang," kata Undang di Indramayu, Senin (13/7/2026).

Undang menjelaskan kecelakaan bermula ketika sebuah mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru selesai mengantar rombongan ke acara pernikahan melaju untuk kembali pulang. Saat hendak memutar arah di lokasi kejadian, kendaraan tersebut ditabrak dari belakang oleh sebuah truk wing box.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," ujarnya.

Benturan keras membuat mobil bak terbuka terdorong ke jalur berlawanan. Nahas, dari arah berlawanan melaju sebuah truk yang kemudian menghantam kendaraan tersebut sehingga kecelakaan beruntun tidak dapat dihindari.

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkap Undang.

Ia menyebutkan mobil bak terbuka tersebut membawa 17 penumpang dan seorang pengemudi. Sang sopir sempat mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," katanya.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia di RS Bhayangkara, sedangkan empat korban lainnya meninggal di RS Mitra Plumbon Widasari. Selain itu, enam korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri