Pemkab Banyumas Salurkan Bansos untuk 26 Penderes Korban Musibah

Selasa, 21 Juli 2026 18:31 WIB
26 Penderes Banyumas Terima Bantuan Sosial dari Pemkab. (Foto: pemkab banyumas)
26 Penderes Banyumas Terima Bantuan Sosial dari Pemkab. (Foto: pemkab banyumas)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan para penderes yang bergerak di sektor ekonomi produktif pengolahan gula kelapa. Sebanyak 26 penderes yang mengalami musibah jatuh dari pohon kelapa menerima bantuan sosial (bansos) dari Pemkab Banyumas.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (20/7/2026).

Sadewo menyampaikan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para penderes dan keluarga yang terdampak musibah saat menjalankan aktivitas ekonominya.

Berdasarkan data yang telah dihimpun, sebanyak 26 penerima bansos tersebar di 11 kecamatan, dengan rincian 13 penderes meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan saat memanjat pohon kelapa.

"Saya berharap bantuan sosial ini dapat meringankan beban biaya pengobatan dan biaya pemakaman yang ditanggung oleh para penderes dan keluarganya," ujar Sadewo.

Ia berharap bantuan tersebut juga dapat menjadi penyemangat bagi para penderes untuk tetap melanjutkan usaha pengolahan gula kelapa yang selama ini menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat Banyumas secara turun-temurun.

Selain memberikan bantuan, Sadewo mengingatkan seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, kelompok tani, hingga para penderes, untuk lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam menjalankan aktivitas penyadapan nira kelapa.

Menurutnya, penggunaan alat pelindung diri yang memadai serta memastikan kondisi fisik sebelum bekerja menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyumas Joko Siswoyo menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas Tahun 2026 dan diberikan kepada penderes yang belum mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menjelaskan, penderes yang mengalami luka-luka mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta, sedangkan penderes yang meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta yang diserahkan kepada ahli waris.

"Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp195 juta untuk 26 penerima," jelas Joko.

Para penerima bantuan tersebut tersebar di Kecamatan Ajibarang sebanyak 2 orang, Cilongok 5 orang, Kemranjen 2 orang, Pekuncen 1 orang, Purwojati 1 orang, Rawalo 1 orang, Somagede 3 orang, Sumbang 1 orang, Sumpiuh 7 orang, Tambak 1 orang, dan Wangon 2 orang.

Joko berharap program bantuan sosial serupa dapat terus dikembangkan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat yang menghadapi risiko sosial, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan menciptakan kondisi sosial yang lebih baik di Kabupaten Banyumas.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri