RADARBANGSA.COM – Gerakan literasi kini tak lagi cukup hanya dilakukan di ruang baca. Di era digital, para pegiat literasi dituntut mampu mengemas dan menyebarkan aktivitasnya melalui media sosial agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.
Semangat itulah yang mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan bersama Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Dimurti menggelar pelatihan pemanfaatan media digital di Informatics Learning Center Dinkominfo, Senin (27/7/2026) lalu.
Pelatihan tersebut diikuti peserta dari sekolah, TBM, puskesmas, hingga komunitas pegiat literasi dengan materi mulai dari membuat konten, fotografi, video, hingga pengelolaan media sosial.
Salah seorang peserta, Susi (42), mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru, terutama dalam membuat konten digital yang menarik dan mengoperasikan berbagai aplikasi pendukung.
“Awalnya memang susah-susah gampang, terutama saat membuat konten yang menarik dan mengoperasikan aplikasi. Namun, setelah mendapatkan penjelasan dan praktik langsung, ternyata mudah,” kata Susi.
Ia berharap keterampilan yang diperolehnya dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan sekaligus mempublikasikan berbagai kegiatan literasi secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk gemar membaca.
Sementara itu, Pengelola TBM Dimurti, Sri Widiati, menilai masih banyak kegiatan literasi di tengah masyarakat yang belum terdokumentasi maupun dipublikasikan secara optimal melalui media sosial. Karena itu, kemampuan memanfaatkan platform digital menjadi bekal penting bagi para pegiat literasi agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.
“Kalau pegiat literasi tidak mengikuti perkembangan digitalisasi, tentu akan tertinggal. Padahal mereka memiliki banyak kegiatan yang selama ini belum diunggah ke media sosial. Harapannya setelah pelatihan ini peserta mampu membuat dan mengunggah konten kegiatan di lembaga masing-masing sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tuturnya.