RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, membagikan sebanyak 3.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat nasionalisme.
Penyerahan bendera dilakukan di Kayuagung pada Senin, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan dukungan sektor swasta.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan pembagian bendera tersebut menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk kembali menghayati makna perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
"Agustus adalah bulan kemerdekaan. Merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian. Dua warna ini tidak kita peroleh dengan mudah, melainkan melalui perjuangan para pendahulu bangsa," kata Muchendi, Senin (3/8/2026).
Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih secara serentak sepanjang bulan Agustus. Pengibaran bendera diharapkan dilakukan di berbagai lokasi, mulai dari lingkungan permukiman, kawasan pertokoan, fasilitas pendidikan hingga ruang-ruang publik sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten OKI Irawan menjelaskan, sebanyak 3.000 bendera Merah Putih yang dibagikan kepada masyarakat merupakan hasil partisipasi gotong royong dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama perusahaan swasta yang beroperasi di Kabupaten OKI.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
"Kami berharap peringatan HUT Ke-81 RI menjadi momentum nyata dalam memupuk semangat gotong royong, persatuan, dan cinta tanah air di tengah masyarakat," kata Irawan.
Melalui gerakan pembagian ribuan bendera Merah Putih ini, Pemerintah Kabupaten OKI berharap peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap bangsa di tengah kehidupan masyarakat.