RADARBANGSA.COM - Ramainya perbincangan di media sosial soal tarif parkir di Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, mendapat respons dari PT Tangerang Nusantara Global (TNG). Perusahaan menegaskan layanan parkir di kawasan tersebut dikelola secara resmi melalui kerja sama dengan pemilik lahan, sehingga bukan merupakan pungutan liar sebagaimana yang sempat dipersepsikan sebagian masyarakat.
Direktur Utama PT TNG, Muhamad Rijal, menjelaskan pengelolaan parkir dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih tertib, aman, dan nyaman di salah satu kawasan strategis di Kota Tangerang. Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial muncul akibat adanya kesalahpahaman mengenai mekanisme pembayaran parkir.
"Kami melihat memang ada kesalahpahaman di media sosial mengenai layanan parkir di Kawasan Pendidikan Cikokol. Namun, kami memastikan biaya di sana bukan pungutan liar karena kami telah bekerja sama menyewa lahan yang ada untuk menyediakan layanan parkir secara resmi," ujar Rijal, Selasa (4/8/2026).
Ia menegaskan, pengunjung cukup membayar tarif parkir satu kali di pintu masuk kawasan. Setelah itu, pengguna kendaraan tidak dikenakan biaya tambahan saat berpindah lokasi di dalam Kawasan Pendidikan Cikokol, cukup dengan menunjukkan karcis parkir kepada petugas resmi yang bertugas.
"Jadi para pengunjung yang sudah membayar biaya parkir di gerbang depan sudah tidak perlu membayar lagi di seluruh Kawasan Pendidikan Cikokol. Tinggal tunjukkan saja karcisnya kepada petugas parkir resmi yang ditugaskan di sana," jelasnya.
PT TNG juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan sekaligus mendukung penataan parkir yang lebih tertib. Seluruh petugas parkir, lanjut Rijal, telah dibekali identitas resmi dan bekerja sesuai standar operasional sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan parkir dengan aman dan nyaman.
"Kami memastikan seluruh petugas parkir di sana telah dibekali identitas resmi serta menjalankan pelayanan sesuai dengan standar operasional yang berlaku, jadi masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk memanfaatkan layanan parkir resmi di sana," pungkasnya.