Pemkab Tangerang Siagakan Seluruh Kekuatan Hadapi Kemarau Panjang

Rabu, 05 Agustus 2026 08:02 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (foto: istimewa)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kebakaran permukiman, hingga krisis air bersih.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan kesiapsiagaan lintas instansi menjadi kunci agar setiap ancaman bencana dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.

"Alhamdulillah hari ini kami didampingi Pak Kapolres, Pak Dandim, Dan Satradar, Lanud, Pak Kajari, dan Danpom melaksanakan apel kesiapsiagaan tanggap darurat. Musim kemarau tahun ini diprediksi cukup panjang sehingga seluruh Forkopimda dan unsur terkait harus siap melakukan pengawasan, monitoring, sekaligus merespons setiap kejadian yang terjadi di masyarakat," ujar Maesyal di Tangerang, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya difokuskan pada pencegahan karhutla, tetapi juga mencakup berbagai potensi bencana lain seperti kebakaran permukiman, kekeringan, serta pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Maesyal juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan mencegah kebakaran dengan tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu api. Edukasi mengenai mitigasi bencana, katanya, harus terus digencarkan hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Kita semua terus merespons harapan masyarakat, terutama terkait kekeringan dan kebutuhan air bersih. Alhamdulillah, TNI, Polri, Dan Satradar, Kejaksaan, Lanud, dan seluruh unsur lainnya telah bergerak memberikan bantuan air bersih serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dan menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Tangerang," ungkapnya.



Reporter : Fauzan
Redaktur : M. Isa