RADARBANGSA.COM - Ratusan produk unggulan lokal hingga kerajinan dari berbagai daerah memadati Rembang Expo 2026. Menghadirkan 160 stan, pameran yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang itu menjadi panggung bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan produknya kepada masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
Pameran yang berlangsung di Gedung Balai Kartini mulai 31 Juli hingga 9 Agustus 2026 itu mendapat apresiasi dari Bupati Rembang Harno. Menurutnya, Rembang Expo bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen secara langsung.
"Sangat positif, paling tidak masyarakat mengetahui UMKM yang ada di Rembang itu apa saja. Dari luar daerah juga ternyata minatnya sangat luar biasa," ujar Harno.
Menurut Harno, ketika masyarakat telah mengenal kualitas sebuah produk, peluang terjadinya pembelian ulang akan semakin tinggi. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan omzet pelaku usaha sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kalau masyarakat sudah mengenal produknya, tahu kualitas dan rasanya, tentu kemungkinan membeli kembali akan semakin besar. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku UMKM," katanya.
Bupati Harno juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mengikuti Rembang Expo 2026. Banyaknya pelaku usaha yang terlibat menunjukkan pameran tersebut semakin dikenal sebagai ajang promosi daerah yang mampu menarik perhatian peserta dari berbagai wilayah.
Melalui penyelenggaraan expo ini, Pemerintah Kabupaten Rembang berharap terjalin kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat, sehingga produk lokal semakin berdaya saing dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.