Siapkan Talenta Indonesia, Gus Muhaimin: Pemerintah Jadikan SMK Go Global Jadi Prioritas Nasional

Rabu, 05 Agustus 2026 15:58 WIB
Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: istimewa)
Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM - Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin menyampaikan bahwa pemerintah menjadikan Program SMK Go Global sebagai salah satu prioritas nasional dalam menyiapkan talenta Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

Menurutnya, melalui program tersebut, kurikulum pendidikan vokasi didorong lebih adaptif terhadap kebutuhan industri global sehingga peserta didik telah memiliki perencanaan karier sejak awal masa pendidikan.

"Ke depan kita ingin nama Indonesia semakin dikenal karena kualitas talenta yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Kepercayaan yang sudah diberikan negara mitra seperti Jepang harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar mampu bersaing di tingkat dunia," pungkas Menko Muhaimin di Cianjur, Selasa, 4 Agustus 2026.

Selain memperkuat pendidikan vokasi, lanjut Menko Muhaimin, pemerintah juga terus mengoordinasikan dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi calon pekerja migran yang telah memperoleh job order. Skema tersebut diharapkan dapat membantu pembiayaan pelatihan, sertifikasi, hingga keberangkatan dengan bunga yang terjangkau.

Saat acara pelepasan Pekerja Migran Indonesia di Cianjur, Menko Muhaimin juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur yang telah memberikan pelatihan dan dukungan kepada calon pekerja migran.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, LPK, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi kunci lahirnya talenta Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya.

Ia menegaskan, transformasi pekerja migran Indonesia harus diarahkan dari dominasi sektor informal menuju tenaga kerja profesional dengan kompetensi sesuai standar internasional. Pada saat yang sama, pemerintah juga berkomitmen memberantas berbagai praktik penempatan ilegal maupun penyalahgunaan proses rekrutmen yang merugikan masyarakat.



Reporter : Ainur Rasyid
Redaktur : M. Isa