RADARBANGSA.COM - Rektor Universitas Jember (Unej) Iwan Taruna mengingatkan 9.857 mahasiswa baru agar tetap mengandalkan kemampuan berpikir kritis di tengah pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Pesan tersebut disampaikan Iwan saat upacara pelantikan mahasiswa baru di Stadion Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).
Iwan mengatakan, perkembangan teknologi digital dan AI saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Namun, kehadiran teknologi tersebut tidak seharusnya membuat manusia kehilangan peran dalam mengambil keputusan dan berpikir secara mandiri.
“Kita hidup di era digital dan AI ada di sekitar kita. AI tidak dapat menggantikan manusia, kitalah yang harus mengendalikan mereka,” kata Iwan.
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas, termasuk menunjang proses pembelajaran dan membantu memperoleh informasi. Kendati demikian, mahasiswa tetap harus menjadi pihak yang mengendalikan dan menggunakan teknologi secara bijak.
“Gunakan teknologi untuk memperkuat kecerdasan, bukan menggantikan proses berpikir,” ujarnya.
Iwan juga mendorong mahasiswa baru Unej untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, membangun karakter, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Menurutnya, menjadi mahasiswa bukan sekadar mengikuti kegiatan perkuliahan, melainkan bagian dari proses membentuk pola pikir dan kemampuan mengambil keputusan.
“Menjadi mahasiswa Unej tidak hanya untuk masuk ke ruang kuliah, tetapi menjadikan Unej sebagai tempat membentuk cara berpikir kritis, belajar mengambil keputusan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Selain kemampuan akademik, Iwan menekankan pentingnya penguatan karakter selama menjalani kehidupan kampus. Nilai kejujuran, integritas, disiplin, dan kepedulian menjadi bekal penting yang harus dimiliki mahasiswa sebelum terjun ke tengah masyarakat.
Ia berharap lulusan Unej nantinya tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, tetapi juga karakter kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pada tahun akademik 2026, Unej menerima 9.857 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai jalur penerimaan.
Rinciannya, 3.327 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3.643 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), 2.314 mahasiswa melalui Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru (Semmaba), 604 mahasiswa Program Pascasarjana, 58 mahasiswa melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), 11 mahasiswa afirmasi, dan 10 mahasiswa asing.