Harga Getah Karet Tembus Rp19 Ribu per Kilogram, Petani Sosopan Mulai Sumringah

Rabu, 12 Agustus 2026 14:02 WIB
H. Idaham Butar-butar, seorang petani Kecamatan Sosopan saat melakukan aktivitas penyadapan getah karet di lokasi lahan perkebunan miliknya pada Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara)
H. Idaham Butar-butar, seorang petani Kecamatan Sosopan saat melakukan aktivitas penyadapan getah karet di lokasi lahan perkebunan miliknya pada Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara)

RADARBANGSA.COM - Kabar baik datang bagi petani karet di Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara. Harga getah karet di tingkat petani kini berada di kisaran Rp15 ribu hingga Rp19 ribu per kilogram, membuat para petani mulai merasakan angin segar setelah bertahun-tahun menghadapi harga yang kurang bersahabat.

Kondisi harga tersebut telah bertahan selama sekitar dua bulan terakhir, meski harga yang diterima petani masih bervariasi tergantung pola penyadapan dan kualitas getah.

Salah seorang petani karet di Kecamatan Sosopan, H. Idaham Butar-butar, mengatakan harga getah untuk hasil sadapan dua hari berada di kisaran Rp14 ribu-Rp15 ribu per kilogram. Sementara getah dari hasil sadapan dua minggu bisa mencapai Rp19 ribu per kilogram.

"Untuk hasil sadapan dua hari 14-15 ribu per kilogram. Sadapan dua minggu Rp19 ribu per kilo, namun itupun tergantung kualitas dari getah karet hasil sadapan para petani," terang H. Idaham pada Selasa (11/8/2026).

Kenaikan harga getah karet tersebut menjadi angin segar bagi petani yang selama ini mengandalkan komoditas tersebut sebagai sumber pendapatan keluarga.

Meski harga saat ini sudah tergolong memadai, H. Idaham mengatakan petani masih berharap harga terus meningkat. Harapan tersebut bukan semata untuk mendapatkan keuntungan lebih besar, tetapi juga agar pendapatan keluarga petani meningkat dan mereka mampu merawat lahan perkebunan secara lebih optimal.

Menurut dia, kondisi harga karet yang lebih baik juga diharapkan dapat membuat pendapatan petani karet lebih setara dengan petani komoditas tanaman lainnya di Kecamatan Sosopan.

"10 tahun belakangan ini harga getah karet di Kecamatan Sosopan kurang bersahabat, dan baru tahun inilah mulai normal. Untuk itu kami petani tetap berharap adanya kenaikan harga supaya pendapatan keluarga dapat meningkat, dan bisa melakukan perawatan lahan masing-masing," keluh H. Idaham.

Bagi petani karet Sosopan, harga Rp15 ribu hingga Rp19 ribu per kilogram memberikan ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengelola kembali kebun mereka.

Namun, petani berharap harga yang mulai membaik tersebut dapat bertahan dan bahkan meningkat ke depannya. Stabilitas harga menjadi penting agar petani memiliki kepastian dalam mengelola perkebunan dan meningkatkan produktivitas.

Kondisi tersebut sekaligus menjadi harapan baru bagi petani karet Sosopan setelah melewati periode panjang dengan harga yang dinilai belum mampu memberikan kesejahteraan secara optimal.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri