Macan Kumbang Masuk Permukiman Ngasinan, Ternak Warga Jadi Mangsa

Kamis, 13 Agustus 2026 15:07 WIB
Macan Kumbang Masuk Rumah Warga Batang, Akhirnya Dievakuasi. (Foto: inilah jateng)
Macan Kumbang Masuk Rumah Warga Batang, Akhirnya Dievakuasi. (Foto: inilah jateng)

RADARBANGSA.COM - Warga Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kemunculan seekor macan kumbang di sekitar permukiman, Rabu (12/8/2026) pagi.

Satwa liar berwarna hitam tersebut diketahui berkeliaran di lingkungan rumah warga dan memangsa sejumlah hewan ternak, di antaranya ayam dan marmut.

Kemunculan macan kumbang dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Warga yang mengetahui keberadaan satwa tersebut kemudian melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. Personel Polsek Bawang bersama Koramil, Trantib, Perhutani, relawan, dan warga melakukan pengamanan di sekitar lokasi serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati satwa liar tersebut.

Proses evakuasi selanjutnya melibatkan tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Taman Safari Beach Batang, dokter hewan, Damkar, BPBD Batang, serta jajaran Muspika Kecamatan Bawang.

Kapolsek Bawang AKP Slamet Riyanto membenarkan adanya kemunculan macan kumbang tersebut. Ia menjelaskan, petugas terlebih dahulu mengamankan lokasi setelah satwa sempat masuk ke salah satu rumah warga.

Petugas kemudian menutup akses keluar rumah untuk mencegah macan kumbang kembali berkeliaran di kawasan permukiman dan membahayakan keselamatan warga.

“Dugaan sementara, macan kumbang tersebut turun ke permukiman warga untuk mencari makan,” kata Slamet dalam keterangannya, Rabu.

Sekitar pukul 10.00 WIB, tim ahli tiba di lokasi dan mulai melakukan persiapan evakuasi. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek keselamatan, petugas akhirnya melumpuhkan macan kumbang menggunakan obat bius.

Sekitar pukul 11.30 WIB, satwa tersebut berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kandang khusus untuk menjalani pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Saat proses evakuasi, petugas menemukan adanya luka pada bagian kaki macan kumbang. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan satwa kesulitan mendapatkan makanan di habitatnya.

“Sekarang mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Seluruh rangkaian proses evakuasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali tanpa menimbulkan korban jiwa dari pihak warga maupun petugas,” sambung Slamet.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri