RADARBANGSA.COM - Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Kota Blitar Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung penuh semangat dan haru. Di hadapan para siswa baru yang akan menjalani kehidupan di asrama, Wali Kota Blitar M. Syauqul Muhibbin memberikan motivasi melalui kisah perjalanan hidupnya.
Bukan hanya menyampaikan sambutan secara formal, Muhibbin membagikan pengalaman pribadinya sebagai anak seorang petani yang harus melewati berbagai keterbatasan untuk mendapatkan pendidikan. Kisah perjuangan tersebut ia sampaikan sebagai dorongan agar para siswa tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Saya sendiri adalah anak seorang petani. Sebagai anak petani, saya merasakan betul bagaimana perjuangan orang tua yang membanting tulang demi pendidikan anaknya,” ujar Muhibbin, Sabtu (15/8/2026).
Ia mengungkapkan, perjalanan panjang selama 24 tahun menuntut ilmu dan mencari pengalaman menjadi bagian penting dalam membentuk dirinya hingga akhirnya kembali ke tanah kelahiran untuk mengabdi sebagai kepala daerah.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi maupun jarak tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pengalaman tersebut pula yang menjadi salah satu alasan Pemerintah Kota Blitar mendukung hadirnya Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Muhibbin berpesan kepada para siswa baru agar tidak merasa rendah diri karena harus tinggal di lingkungan asrama dengan berbagai aturan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta memperluas wawasan.
“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tempat belajar secara akademik, tetapi juga menjadi tempat membentuk karakter anak-anak agar mampu berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan bertemu banyak orang, membangun pengalaman, serta belajar dari lingkungan sekitar.
“Kami ingin memastikan anak-anak Kota Blitar mendapatkan kesempatan pendidikan yang jauh lebih baik. Gunakan kesempatan di Sekolah Rakyat ini untuk bertemu, berinteraksi, dan belajar dari orang-orang hebat yang dapat memberikan inspirasi,” tuturnya.
Menutup arahannya, Muhibbin mengajak para siswa untuk berani memiliki cita-cita besar tanpa melihat latar belakang keluarga. Menurutnya, Sekolah Rakyat dapat menjadi jalan bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih cerah.
“Buktikan bahwa kalian bisa menjadi apa pun dan siapa pun yang kalian cita-citakan. Jangan takut bermimpi besar, dan tumbuhlah menjadi pribadi yang benar-benar hebat serta bermanfaat bagi kota dan masyarakat di masa depan,” pungkasnya.
Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Kota Blitar menjadi langkah awal komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi unggul yang memiliki karakter kuat, mandiri, dan mampu bersaing tanpa terbatas oleh kondisi sosial maupun ekonomi.