RADARBANGSA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan 24 ekor bibit sapi unggulan kepada tiga kelompok peternak di Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat populasi sekaligus menjaga sumber daya genetik ternak lokal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat Linda Al Amin menjelaskan, bantuan disalurkan kepada tiga kelompok peternak, yakni Kelompok Ternak Tirta Mulya di Pangandaran, Mekar Mandiri di Sumedang, dan Karya Mekar I di Ciamis.
Masing-masing kelompok memperoleh delapan ekor bibit sapi, terdiri atas tujuh ekor betina dan satu ekor jantan.
"Rumpun bibit disesuaikan dengan potensi wilayah, yakni sapi PO untuk Pangandaran dan Sumedang, serta sapi pasundan yang merupakan sapi lokal kebanggaan Jawa Barat, khusus untuk peternak di Ciamis," kata Linda di Bandung, Sabtu (22/8/2026).
Penyaluran dilakukan secara bertahap. Kelompok Tirta Mulya di Kecamatan Padaherang, Pangandaran, menerima bantuan pada Rabu (12/8/2026). Sehari berikutnya, Kamis (13/8/2026), giliran Kelompok Mekar Mandiri di Desa Lebaksiuh, Sumedang.
Sementara itu, bantuan untuk Kelompok Karya Mekar I diserahkan di UPTD BPPIBTSP Ciamis pada Jumat (14/8/2026).
Linda mengatakan penyerahan bibit sapi tersebut merupakan wujud nyata implementasi Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengembangan Benih dan/atau Bibit Ternak dan Hijauan Pakan Ternak di Masyarakat.
Menurutnya, penguatan sektor pembibitan menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun usaha peternakan yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pembibitan yang tangguh akan berdampak pada terwujudnya usaha budidaya berdaya saing di masyarakat yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak," ujarnya.
Pemerintah juga memastikan bantuan tidak diberikan secara sembarangan. Ketiga kelompok penerima terlebih dahulu menjalani seleksi administratif dan verifikasi lapangan.
Berdasarkan Berita Acara Hasil Verifikasi Kelompok Peternak tertanggal 27 Juli 2026, Kelompok Tirta Mulya dan Karya Mekar I masing-masing memperoleh nilai kelayakan 72,5. Sementara Kelompok Mekar Mandiri mendapatkan skor 62,0.
Verifikasi dilakukan untuk memastikan kelompok penerima memiliki kesiapan dalam mengelola bantuan. Salah satu aspek yang diperiksa adalah ketersediaan sarana peternakan, termasuk fasilitas kandang dan potensi sumber daya pakan.
Kesiapan tersebut dinilai penting agar bibit sapi yang diberikan dapat bertahan hidup, berkembang biak, dan pada akhirnya membantu meningkatkan populasi ternak di daerah.
Penyerahan bantuan melalui DKPP Jabar dikawal langsung oleh Linda Al Amin bersama Kepala UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong Ciamis Vidi Wulandari. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan daerah dari masing-masing kabupaten penerima.
Melalui program tersebut, Pemprov Jabar tidak hanya mendorong peningkatan produksi peternakan, tetapi juga berupaya mempertahankan keberadaan sapi pasundan sebagai salah satu sumber daya genetik ternak lokal yang menjadi kekayaan Jawa Barat.