RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kota Tangerang mendorong organisasi kemasyarakatan (Ormas) tidak sekadar hadir dan beraktivitas di tengah masyarakat, tetapi mampu menjadi kekuatan sosial yang produktif serta memberikan solusi nyata bagi warga.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang H. Sachrudin saat membuka Jambore Ormas se-Kota Tangerang 2026 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Sawangan, Depok, Rabu (26/8/2026).
Sachrudin mengatakan, Ormas memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat dan memiliki kemampuan menggerakkan partisipasi publik. Karena itu, keberadaan Ormas dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang melalui kolaborasi pentahelix.
“Ormas tidak cukup hanya eksis di tengah masyarakat. Keberadaannya harus mampu menjadi kekuatan sosial yang aktif, produktif, dan menghadirkan solusi serta manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sachrudin, Jambore Ormas menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antarlembaga, bertukar gagasan sekaligus memperluas jejaring. Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi menghasilkan kolaborasi yang bisa dirasakan langsung masyarakat.
“Mari kita buktikan bahwa Ormas di Kota Tangerang bukan hanya mampu bersatu dan bersinergi, tetapi juga produktif, inovatif, dan konsisten menghadirkan karya nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan, ukuran keberhasilan sebuah organisasi bukan hanya dilihat dari eksistensi maupun banyaknya kegiatan yang dilakukan. Lebih dari itu, Ormas harus mampu menghadirkan manfaat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Organisasi terbaik adalah organisasi yang kehadirannya membawa solusi, memberikan manfaat, dan dinantikan oleh masyarakat,” pungkas Sachrudin.
Jambore Ormas 2026 mengusung tema “Ormas Bersatu, Bersinergi, dan Berkarya untuk Kota Tangerang”. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 tersebut diikuti 49 Ormas.
Selama jambore, para peserta juga mendapatkan penguatan kapasitas dari sejumlah narasumber, mulai dari unsur TNI AD, Lemhannas, pengamat politik, hingga DPRD Kota Tangerang melalui perwakilan Komisi I.