Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Kiai Hasib Ungkap Pesan Mbah Wahab: Ulama dan Umara Harus Bersatu

Kamis, 27 Agustus 2026 20:01 WIB
KH Hasib Wahab Chasbullah (Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas/Putra Mbah Wahab). (Foto: Tangkapan Layar)
KH Hasib Wahab Chasbullah (Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas/Putra Mbah Wahab). (Foto: Tangkapan Layar)

RADARBANGSA.COM - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, KH. Hasib Wahab Chasbullah menyampaikan pesan penting dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Chasbullah tentang hubungan ulama dan umara atau negara.

Kiai Hasib mengungkapkan bahwa Mbah Wahab berpesan pada seluruh warga NU agar tetap menjaga hubungan baik dengan pemimpin negara. Hal tersebut disampaikan Kiai Hasib pada pembukaan Muktamar ke-35 NU di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8).

"Doktrin Mbah Wahab pada putera puterinya, pada warga NU bahwa ulama dan umara harus bersatu. Itu diambil Mbah Wahab dari hadits Nabi Muhammad SAW," kata Kiai Hasib.

Pada kesempatan itu, Kiai Hasib mengatakan bahwa sejak dulu NU selalu dekat dengan umara. Bahkan, lanjutnya, NU sudah dekat dengan pemimpin negara sejak Presiden pertama RI, Soekarno.

Kiai Hasib dihadapan Presiden Prabowo dan para tokoh serta kiai yang hadir mengenang Mbah Wahab sebagai pencipta lagu `Syubbanul Wathon` yang dikenal dengan Mars NU.

"Didamping beliau inspirator, pendiri, dan penggerak Nahdlatul Ulama, beliau (Mbah Wahab) ini juga membuat lagu mars NU," tutur Kiai Hasib yang merupakan putra Mbah Wahab.

Oleh karena itu, Kiai Hasib berpesan agar Muktamar ke-35 NU mengusung pesan dari Mbah Wahab. Ia mendoakan Muktamar NU berjalan lancar dan tetap menjaga hubungan baik ulama dan negara.



Reporter : Rahmad Novandri
Redaktur : M. Isa