RADARBANGSA.COM - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi, Jawa Barat, memperkuat keamanan informasi dan layanan digital Pemerintah Kota Cimahi melalui pengembangan SATRIA (Security Assessment Trilogy for Risk-based and Integrated Assurance).
Kepala Persandian dan Pemberdayaan Sumber Daya Telematika Diskominfo Kota Cimahi Deni Prayitno mengatakan SATRIA dikembangkan sebagai instrumen untuk memperkuat keamanan layanan digital pemerintah dengan cakupan penilaian yang lebih luas.
"SATRIA memperluas penilaian pada aspek manusia, aplikasi, serta infrastruktur dan perangkat," kata Deni di Cimahi, Jumat (28/8/2026).
SATRIA merupakan pengembangan dari inovasi PAMOR (Patroli Ancaman Siber dan Monitoring Risiko) yang sebelumnya digunakan untuk memetakan berbagai ancaman siber.
Menurut Deni, SATRIA tidak hanya berfungsi untuk mengetahui kondisi keamanan layanan digital, tetapi juga membantu pemerintah daerah mengidentifikasi risiko sekaligus menentukan prioritas perbaikan.
"Hasil tersebut menjadi gambaran kondisi keamanan sekaligus dasar untuk mengidentifikasi risiko dan menentukan prioritas perbaikan," ujar Deni.
Implementasi awal SATRIA dilakukan di lingkungan Diskominfo Kota Cimahi pada Juli 2026. Dari asesmen tersebut, diperoleh SATRIA Score sebesar 80,0 dari skala 100 sebagai gambaran awal tingkat keamanan layanan digital.
Nilai tersebut selanjutnya menjadi baseline bagi Diskominfo Kota Cimahi dalam melakukan evaluasi dan menyusun langkah penguatan keamanan informasi secara lebih terarah.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi Ahmad Saefulloh menyatakan dukungannya terhadap implementasi serta keberlanjutan SATRIA sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.
"Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi mendukung sepenuhnya implementasi dan keberlanjutan inovasi SATRIA sebagai upaya memperkuat tata kelola keamanan informasi," ungkap Ahmad.
Ke depan, SATRIA akan dikembangkan melalui evaluasi berkala, digitalisasi instrumen, serta dashboard monitoring. Cakupan penerapannya juga akan diperluas ke perangkat daerah lainnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya layanan digital Pemerintah Kota Cimahi yang semakin aman, andal, dan memiliki tata kelola risiko yang lebih baik.