Muktamar ke-35 NU: Prof Nuh Bersyukur Sidang Pleno I dan II Tuntas

Sabtu, 29 Agustus 2026 15:01 WIB
Prof. M. Nuh (Pimpinan Sidang Pleno II). (Foto: Radarbangsacom)
Prof. M. Nuh (Pimpinan Sidang Pleno II). (Foto: Radarbangsacom)

RADARBANGSA.COM - Rangkaian agenda Muktamar ke-35 NU telah berjalan mulai Jumat (28/8) diawali dengan sidang pleno I dengan agenda menetapkan tata tertib forum muktamar. Kemudian, sidang pleno II dilanjutkan selepas istirahat dan salat Jumat.

Usai dua sidang pleno tersebut selesai, pimpinan sidang pleno Prof. Muhammad Nuh bersyukur pleno berjalan lancar dengan musyawarah mufakat. Ia menyebut, berbagai pandangan dari peserta sidang bisa diakomodir dengan baik oleh pimpinan sidang.

"Alhamdulillah semuanya bisa diselesaikan dengan sangat baik," ujarnya usai memimpin Sidang Pleno II di Kompleks PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026).

M.Nuh menjelaskan, dinamika awal persidangan yang semula diprediksi bakal diwarnai perdebatan hangat dari para peserta ternyata dapat diselesaikan melalui musyawarah dan titik temu.

Usai tata tertib disepakati pada Sidang Pleno I, alur persidangan berlanjut ke Sidang Pleno II dengan agenda tanggapan atas LPJ PBNU periode 2021-2026.

"Sudah diselesaikan dengan baik itu artinya yang tadinya (dikhawatirkan) dari dua ini loh. Dari dua pleno, yang tadinya kita pikirkan ini ramai perdebatan, tapi alhamdulillah yang pleno satu bisa kita selesaikan dengan baik, selesai sudah," terangnya.

Sementara itu, pada sidang pleno II, M Nuh mengatakan mekanisme penyampaian pandangan dilakukan dengan diwakili PWNU dengan memilih sampel beberapa PWNU setiap pulau. Dari seluruh perwakilan sampel yang maju menyampaikan pandangannya, seluruhnya menyatakan menerima LPJ PBNU tanpa penolakan.

"Yang kedua, laporan pertanggungjawaban. Itu bisa ditolak, bisa diterima juga, kan? Tapi alhamdulillah tadi dari 11 sampel yang kita lakukan, semuanya menerima dengan baik," tutur M.Nuh.

Selanjutnya, pimpinan sidang memberikan kesempatan pada PWNU yang ingin menyampaikan pandangan berbeda. Namun, tak ada peserta yang maju untuk menyampaikan sehingga forum pleno II menyepakati menerima LPJ kepengurusan PBNU periode 2021-2026.

"Oleh karena itu kita simpulkan, berarti PW-PW yang lain pun juga menerima dengan baik. Selesai sudah," pungkas Nuh.

Pada Sabtu (29/8), agenda sidang pleno dilanjutkan hingga malam nanti. Sidang Pleno III sampai V akan memutuskan hasil sidang komisi, penetapan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), serta pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.



Reporter : Rahmad Novandri
Redaktur : M. Isa