Jabar Siapkan 1.280 Lulusan SMA-SMK Tembus Pasar Kerja Global

Minggu, 30 Agustus 2026 18:01 WIB
Para calon peserta program SMK Go Global dari Jawa Barat saat kegiatan Kick Off SMK Go Global di Bandung. (Foto: Pemprov Jabar)
Para calon peserta program SMK Go Global dari Jawa Barat saat kegiatan Kick Off SMK Go Global di Bandung. (Foto: Pemprov Jabar)

RADARBANGSA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 1.280 lulusan sekolah menengah untuk meningkatkan peluang bekerja di pasar kerja global. Upaya tersebut dilakukan melalui program SMK Go Global yang menyasar lulusan SMA, SMK, hingga Madrasah Aliyah (MA).

Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi calon tenaga kerja sebelum bersaing di pasar internasional. Pembekalan diberikan melalui pelatihan teknis operasional produksi, manufaktur, serta penguasaan bahasa Inggris.

Pelatihan vokasi tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Kabupaten Garut dan sejumlah perguruan tinggi. Kolaborasi pendidikan tinggi melibatkan Universitas Indonesia, Universitas Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, STIKES Budi Luhur, hingga Universitas Kebangsaan Republik Indonesia.

Skema kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pihak terkait tersebut dirancang secara terpadu agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar kualifikasi tenaga kerja internasional.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia Jawa Barat.

Keterangan tertulis mengenai pelaksanaan program pembekalan kerja tersebut disampaikan pada Sabtu (29/8/2026).

"Ini skema kolaborasi yang keren, dimana kementerian yang terkait dengan perguruan tinggi, pemerintah dan perguruan tinggi berkolaborasi. Tentunya untuk mempersiapkan anak-anak kita ikut di bursa kerja global melalui program SMK Global," kata Herman, Minggu (30/8/2026).

Menurut Herman, pembekalan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan teknis. Kemampuan bahasa asing juga menjadi bagian penting agar para lulusan mampu beradaptasi dengan kebutuhan perusahaan dan lingkungan kerja internasional.

Pemprov Jawa Barat, lanjut Herman, juga berkomitmen memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi lainnya. Kerja sama tersebut diharapkan membuka semakin banyak jalur bagi lulusan sekolah menengah untuk memperoleh pelatihan dan akses menuju pasar kerja mancanegara.

"Dan kita akan hajar terus, kita akan perluas bukan hanya beberapa perguruan tinggi. Kita akan dorong semua perguruan tinggi negeri dan swasta," ujar Herman.

Perluasan kolaborasi dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jawa Barat diharapkan membuat program pembekalan vokasi berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, semakin banyak lulusan sekolah menengah yang memiliki keterampilan dan kesiapan untuk bersaing di tingkat global.

Program SMK Go Global sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas penyerapan tenaga kerja asal Jawa Barat di pasar kerja internasional.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri