Bulog Sumut Salurkan 165 Ton Beras SPHP dalam Gerakan Pangan Murah

Senin, 31 Agustus 2026 12:01 WIB
Perum Bulog Kantor Cabang Medan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Medan, Sumatera Utara. (Foto: Perum Bulog Medan)
Perum Bulog Kantor Cabang Medan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Medan, Sumatera Utara. (Foto: Perum Bulog Medan)

RADARBANGSA.COM - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sekitar 165 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 33 kabupaten/kota. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras sekaligus membantu masyarakat memperoleh pangan pokok dengan harga terjangkau.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan penyaluran tersebut dilakukan selama dua hari, yakni pada 27-28 Agustus 2026, dengan menyasar seluruh kabupaten/kota di Sumut.

"Kegiatan GPM tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah daerah sebagai tindak lanjut surat edaran gubernur," ujar Budi di Medan, Minggu (30/8/2026).

Pelaksanaan GPM tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026. Melalui kebijakan itu, seluruh pemangku kepentingan didorong bergerak bersama untuk menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Budi mengatakan volume beras SPHP yang disalurkan masih dapat ditambah apabila pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah membutuhkan pasokan tambahan.

"Dalam kegiatan tersebut, penyaluran beras SPHP bisa bertambah, sesuai permintaan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah," kata dia.

Selain berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Bulog Sumut juga menggelar GPM secara mandiri di depan gudang-gudang Bulog. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan pokok.

Beras SPHP juga disalurkan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta berbagai saluran distribusi lainnya.

Dengan sejumlah jalur distribusi tersebut, Bulog berharap masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau dan pasokan tetap tersedia di tengah upaya pengendalian inflasi daerah.

Budi memastikan kesiapan Bulog dalam mendukung GPM maupun program pangan lainnya ditopang ketersediaan stok beras yang cukup besar.

Saat ini, total stok beras di gudang Bulog Sumut mencapai sekitar 51.000 ton. Jumlah tersebut masih akan bertambah karena adanya pasokan dari pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan program SPHP, bantuan pangan, dan program lainnya di wilayah Sumatera Utara.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menginisiasi GPM serentak di seluruh wilayah Sumut sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas harga bahan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut Fariz Haholongan Hutagalung mengatakan GPM juga diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau.

"Selain itu, program tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Sumut untuk memastikan ketersediaan pangan serta meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat," kata Fariz.

GPM serentak berskala provinsi tersebut pada tahap awal dijadwalkan berlangsung pada 27, 28, dan 31 Agustus 2026.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri