Gunung Sinabung Erupsi, Hujan Abu Selimuti Berastagi dan Sekolah Diminta Wajibkan Masker

Senin, 31 Agustus 2026 20:01 WIB
Kota Berastagi di Kabupaten Karo Sumatera Utara diselimuti abu vulkanik dampak erupsi gunung Sinabung, Senin (31/8/2026). (Foto: Antara)
Kota Berastagi di Kabupaten Karo Sumatera Utara diselimuti abu vulkanik dampak erupsi gunung Sinabung, Senin (31/8/2026). (Foto: Antara)

RADARBANGSA.COM - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi pada Senin. Hujan abu vulkanik menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Kota Berastagi, sehingga masyarakat dan pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Erupsi terjadi sekitar pukul 10.17 WIB dengan kolom abu teramati menjulang hingga sekitar 3.500 meter di atas puncak.

Abu vulkanik kemudian terlihat menutupi sejumlah ruas jalan dan permukaan kendaraan di kawasan Berastagi. Kondisi tersebut turut menyebabkan kualitas udara menurun dan jarak pandang di beberapa lokasi menjadi terbatas, terutama ketika hujan abu berlangsung.

Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan, khususnya gangguan pada saluran pernapasan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mengimbau seluruh warga sekolah di kawasan terdampak untuk menggunakan masker.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Karo, Zulkarnain Barus, mengatakan keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga pendidik menjadi prioritas di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

"Sehubungan dengan Gunung Sinabung yang kembali mengalami erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik, kami mengimbau seluruh warga sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK, di kawasan terdampak untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan," katanya di Kabanjahe, Senin (31/8/2026).

Selain menggunakan masker, pihak sekolah, peserta didik, dan tenaga kependidikan diminta meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Pihak sekolah juga diminta terus mengikuti perkembangan informasi dan arahan dari pihak berwenang terkait aktivitas Gunung Sinabung.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

Dampak hujan abu juga dirasakan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Abu vulkanik yang menutupi jalan dan kendaraan membuat warga diminta menggunakan masker, terutama ketika harus bepergian di kawasan terdampak.

Sejumlah personel TNI turut turun ke jalan untuk membantu membagikan masker secara gratis kepada pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di wilayah terdampak erupsi.

Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Kewaspadaan diperlukan mengingat aktivitas Gunung Sinabung masih menjadi perhatian. Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap tenang, melindungi saluran pernapasan dari paparan abu, serta mengikuti informasi resmi dan petunjuk dari pihak berwenang.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri