Sopir Jasa Angkut Curiga Kardus Berisi Jasad di Bandung karena Cium Bau Menyengat

Kamis, 03 September 2026 11:01 WIB
Polrestabes Bandung saat menghadirkan barang bukti satu mobil pikap yang disewa oleh pelaku pembunuhan perempuan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). (Foto: Polrestabes Bandung)
Polrestabes Bandung saat menghadirkan barang bukti satu mobil pikap yang disewa oleh pelaku pembunuhan perempuan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). (Foto: Polrestabes Bandung)

RADARBANGSA.COM - Kecurigaan Tegar, sopir jasa angkut, muncul hanya beberapa ratus meter setelah membawa sebuah kardus yang ternyata berisi jasad Siti Maemunah (41), korban pembunuhan di Kota Bandung, Jawa Barat.

Tegar mengatakan dirinya menerima pesanan melalui aplikasi pada Selasa (1/9) siang untuk mengangkut kardus dari Jalan Terusan Suryani menuju kawasan Kopo, Kota Bandung. Saat menerima barang, ia mengaku belum menaruh curiga terhadap isi kardus tersebut.

"Waktu naikin kan saya belum curiga itu-itu ya. Jadi saya bantu kayak sedikit ngangkat dikit gitu buat naikin," kata Tegar di Bandung, Rabu (2/9/2026).

Namun, setelah kendaraan melaju beberapa ratus meter, Tegar mulai mencium bau menyengat yang berasal dari kardus. Ia pun menanyakan isi kardus kepada SDS (31), tersangka pembunuhan Siti Maemunah.

Menurut Tegar, SDS menjawab kardus tersebut berisi besi dan baju. Jawaban itu justru membuatnya semakin curiga. Tegar kemudian kembali menanyakan isi kardus dan meminta SDS membukanya.

"Nah di situ saya semakin curiga, saya mulai takut juga, mulai panik juga. Pokoknya saya mau turunin dia," ujarnya.

Karena semakin khawatir, Tegar menghentikan kendaraan sebelum lampu merah Pasirkoja, sekitar pertigaan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Terusan Suryani. Ia kemudian meminta SDS turun bersama kardus tersebut.

"Saya langsung turun, saya teriak-teriak ke dia: `Suruh dia turunin, pokoknya turunin, turunin sama kamu, turunin sendiri, saya enggak mau ini`," kata Tegar.

Setelah SDS menurunkan kardus, Tegar meminta bantuan warga di sekitar lokasi karena menduga kardus tersebut berisi jasad manusia.

Tegar menuturkan, SDS sebelumnya mengatakan kardus itu akan dibawa ke Kopo, tepatnya kawasan yang banyak terdapat travel.

"Dia pertamanya bilangnya mau ke Kopo. Ke Kopo yang banyak travel dia bilangnya. Caringin ke depan katanya di kolong flyover Kopo itu. Dia mintanya ke situ, cuma baru beberapa ratus meter sudah bau, saya sudah curiga," tuturnya.

Jasad Siti Maemunah (41), warga Bandar Lampung, sebelumnya ditemukan terbungkus kardus di Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Selasa (1/9).

Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan menangkap SDS di wilayah Banten. Saat diamankan, tersangka diketahui sedang dalam perjalanan menggunakan bus menuju Palembang.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Suryadi mengatakan SDS diduga merupakan pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tersebut.

"Alhamdulillah, tersangka dapat kita amankan kurang dari enam jam saat perjalanan menuju Kota Palembang," kata Dedi.

Saat ini, polisi masih memeriksa SDS untuk mendalami motif pembunuhan serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Siti Maemunah meninggal dunia.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri