Jadi Tuan Rumah, Kabupaten Tangerang Sabet Dua Gelar Juara 1 di Gelar TTG Banten 2026

Jum'at, 04 September 2026 10:02 WIB
Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Banten 2026 (foto: istimewa)
Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Banten 2026 (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM – Bukan sekadar sukses menjadi tuan rumah, Kabupaten Tangerang juga tampil sebagai bintang dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Banten 2026. Dari tiga kategori yang diperlombakan, Kabupaten Tangerang berhasil menyabet Juara 1 pada dua kategori utama, yakni Produk Unggulan TTG dan Posyantek Berprestasi.

Gelar TTG Provinsi Banten 2026 yang berlangsung selama dua hari, 2–3 September 2026, di Eco Plaza Citra Raya, resmi ditutup pada Kamis (3/9/2026). Ajang tahunan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat desa maupun masyarakat umum dari berbagai daerah di Banten untuk memamerkan kreativitas dan inovasi teknologi tepat guna.

Penutupan kegiatan dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman, jajaran pejabat daerah, serta para inovator dari seluruh kabupaten/kota se-Banten.

Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gelar TTG yang dinilainya mampu membuka ruang bagi masyarakat untuk melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat. Ia juga mendorong agar karya-karya teknologi tepat guna dari masyarakat mendapat perhatian dan pembinaan lebih serius sehingga dapat dikembangkan lebih luas.

"Alhamdulillah hari ini saya menghadiri penutupan Gelar Teknologi Tepat Guna berbasis dari desa. Pelaksanaan ini adalah agenda rutin tahunan untuk memberi ruang kepada masyarakat, baik masyarakat desa maupun umum, dalam berinovasi menciptakan teknologi tepat guna. Ada beberapa yang menarik bagi saya, salah satunya pemanfaatan jerami menjadi kayu sintetis dari anak-anak muda Cilegon. Insya Allah nanti bisa dikembangkan. Saya berharap kegiatan ini ke depan lebih serius, lebih meriah, dan melibatkan lebih banyak teknologi tepat guna karya masyarakat desa kita," ujar Gubernur Andra Soni.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengaku bangga atas keberhasilan daerahnya menjadi tuan rumah sekaligus meraih prestasi di tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa inovator lokal Kabupaten Tangerang mampu bersaing dengan daerah lain.

"Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Tangerang merasa bangga dan bersyukur seluruh rangkaian acara Gelar TTG Provinsi Banten 2026 berjalan lancar dan sukses. Lebih dari itu, kami sangat mengapresiasi karya-karya inovatif anak muda Kabupaten Tangerang yang terbukti mampu bersaing dan menjadi Juara 1 di tingkat provinsi. Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung, membina, serta memfasilitasi hasil karya inovasi ini agar tidak berhenti di perlombaan saja, melainkan dapat diproduksi massal dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat," pungkas Sekda Soma.

Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman menjelaskan, prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten melalui pelaksanaan Lomba TTG tingkat Kabupaten Tangerang setiap tahun. Dari tiga indikator yang diperlombakan di tingkat provinsi, Kabupaten Tangerang berhasil menjadi yang terbaik di dua bidang.

"Hari ini penutupan TTG tingkat provinsi. Kita mengirimkan hasil lomba TTG tingkat kabupaten kemarin. Alhamdulillah, dari tiga indikator yang dilombakan, Kabupaten Tangerang mendapatkan Juara 1 di dua bidang, yaitu Produk Unggulan TTG dan Posyantek Berprestasi. Nanti pemenang ini akan menjadi duta Banten untuk melangkah ke tingkat nasional. Harapan kita tahun depan akan lahir lebih banyak lagi TTG dari Kabupaten Tangerang melalui jaringan Posyantek di tingkat kecamatan," jelas Yayat Rohiman.

Capaian tersebut sekaligus menjadi modal bagi Kabupaten Tangerang untuk melangkah ke tingkat nasional. Pemerintah daerah berharap prestasi ini tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi pemantik lahirnya lebih banyak inovasi berbasis kebutuhan masyarakat yang dapat dikembangkan, diproduksi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.




Reporter : Ainur Rasyid
Redaktur : M. Isa