RADARBANGSA.COM – Menggerakkan ekonomi daerah tak harus selalu dimulai dari sektor besar. Dari pasar malam, pelaku UMKM, hingga pesta rakyat, geliat ekonomi masyarakat justru bisa tumbuh dari bawah dan kemudian memberi dampak lebih luas.
Pandangan tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menerima audiensi Komunitas Pengusaha Jaya Bersama (KPJB) Ciledug di Kantor Gubernur Banten, BLKI Serpong, Jalan Kencana I Nomor 20, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (3/9/2026).
Andra menegaskan, pemerintah akan terus mendorong pergerakan ekonomi daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Banten yang maju dan masyarakat yang semakin sejahtera. Salah satu sektor fundamental yang harus terus diperkuat adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Pesta rakyat pada pasar malam turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Menggerakkan perekonomian itu harus dari bawah,” ujar Gubernur Andra.
Dalam pertemuan tersebut, KPJB menyampaikan rencana menggelar Pesta Rakyat Ciledug 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Alun-Alun Ciledug, Kota Tangerang.
Menurut Andra, keberadaan pasar, alun-alun, dan pendopo dapat menjadi gambaran penting dalam melihat kehidupan sebuah daerah. Pasar menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, alun-alun menjadi ruang interaksi sosial, sedangkan pendopo merepresentasikan pusat pemerintahan.
“Pasar malam atau festival rakyat ini menjadi ajang untuk mempertemukan masyarakat dengan para pengusaha. Ini mendukung UMKM untuk berkembang sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andra menilai Ciledug memiliki potensi ekonomi yang besar untuk terus dikembangkan. Sebagai wilayah perbatasan sekaligus kawasan penyangga Ibu Kota Jakarta yang berada di Kota Tangerang, Ciledug memiliki aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup dinamis.
“Saya mendukung penuh penyelenggaraan Festival Rakyat Ciledug 2026. Di pasar malam ada UMKM, musik, dan sarana penyaluran hobi masyarakat. Musik dan hiburan menjadi daya tarik agar masyarakat datang. Ketika mereka dipertemukan dengan para pedagang, di situlah roda perekonomian berputar dan hidup,” tegas Gubernur Andra.