Diduga Alami Gangguan Kejiwaan, Pria di Sampang Bakar Rumah Ibunya

Jum'at, 04 September 2026 21:31 WIB
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Sampang Bakar Rumah Ibunya. (Foto: portal jatim)
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Sampang Bakar Rumah Ibunya. (Foto: portal jatim)

RADARBANGSA.COM - Sebuah rumah milik Sutirah (50), warga Dusun Tengah Barat, Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, terbakar pada Jumat (4/9/2026). Polisi menduga kebakaran dipicu oleh anak korban berinisial Y (31), yang disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Peristiwa tersebut diketahui warga saat sejumlah orang melintas di sekitar rumah untuk menghadiri acara tahlilan. Mereka melihat kepulan asap tebal dari dalam rumah yang kemudian disusul munculnya kobaran api.

Api diduga pertama kali muncul dari bagian kamar sebelum merembet dan membakar sejumlah bagian bangunan.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan. Saat kebakaran berlangsung, Y justru terlihat duduk di bawah pohon rambutan di sekitar rumah.

“Terduga pelaku inisial Y terlihat sedang duduk santai di bawah pohon rambutan di sekitar rumah saat rumah terbakar,” ujar Eko.

Warga Amankan Y

Saat api semakin membesar, warga meminta bantuan dan berusaha memadamkan kobaran api secara gotong royong. Sebagian warga lainnya mengamankan Y untuk mencegah kemungkinan terjadinya tindakan yang membahayakan.

Petugas Polsek Ketapang bersama tim pemadam kebakaran kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan di sekitarnya.

“Api berhasil dipadamkan, sedangkan Y kemudian diamankan ke Mapolsek Ketapang,” kata Eko.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Rumah dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi sehingga tidak ada penghuni yang berada di dalamnya.

Sempat Agresif Sebelum Kebakaran

Kapolsek Ketapang AKP Kismantoro mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Y diduga menunjukkan perilaku agresif sejak pagi sebelum kebakaran.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Y disebut sempat melakukan kekerasan terhadap ibu kandungnya. Ia juga diduga memecahkan kaca jendela rumah setelah permintaannya untuk mendapatkan uang tidak dipenuhi.

“Beruntung, saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ungkap Kismantoro.

Polisi juga mendapat informasi bahwa Y sebelumnya pernah menjalani pengobatan terkait gangguan kejiwaan di Puskesmas Bunten Barat.

Polisi Koordinasi dengan Keluarga

Setelah diamankan, Y dibawa ke Mapolsek Ketapang. Kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keluarga dan tenaga kesehatan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Kismantoro mengatakan pihaknya mempertimbangkan untuk merujuk Y ke rumah sakit jiwa guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk merujuk pelaku ke RSJ Menur,” tandasnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab kebakaran berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri