Mentan Amran Sebut Produksi dan Surplus Beras Terjaga, Siap Hadapi El Nino

Senin, 07 September 2026 07:01 WIB
Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian RI). (Foto: Kementan RI)
Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian RI). (Foto: Kementan RI)

RADARBANGSA.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan produksi dan surplus beras nasional tetap terjaga sehingga pemerintah optimistis mampu menghadapi potensi dampak fenomena El Nino dengan menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

"Kami optimistis produksi beras nasional aman meski Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan adanya penurunan produksi beras pada Januari-Oktober 2026," kata Mentan dilansir dari antaranews, Senin (7/9).

Menurut dia, proyeksi penurunan produksi yang disampaikan BPS perlu dilihat secara proporsional jika dibandingkan total produksi nasional.

BPS memperkirakan produksi beras nasional Januari-Oktober 2026 mencapai 31,41 juta ton, turun 0,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai sekitar 31,44 juta ton. Sementara produksi padi dalam bentuk gabah kering giling (GKG) diproyeksikan mencapai 54,52 juta ton, juga turun 0,08 persen.

Mentan menilai angka tersebut perlu dilihat secara proporsional dengan total produksi nasional. Dengan basis produksi sekitar 34,7 juta ton, penurunan 0,08 persen hanya setara sekitar 30 ribu ton.

“(Penurunan) 0,08 persen coba dikali 34,7 juta ton produksi beras nasional. 0,08 persen itu hanya 30 ribu ton, kecil sekali (dibandingkan 34,7 juta ton),” tukasnya.

Amran optimistis kondisi produksi nasional juga masih berada dalam situasi yang kuat karena Indonesia mencatat surplus pangan. Ia menyebut Indonesia mencatat surplus sekitar 4 juta ton pada tahun lalu dan kembali berada dalam kondisi surplus pada tahun ini.

“Tahun lalu surplus 4 juta ton, tahun ini juga kan? 30 ribu ton hilang (susut produksi). Sementara kita 4 juta ton dua kali surplus bagaimana?," tuturnya.



Reporter : Ainur Rasyid
Redaktur : M. Isa