Wawali Blitar Pimpin Demo, Mas Ibin: Seperti Meludah di Sumur Sendiri

Rabu, 09 September 2026 13:01 WIB
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin. (Foto: tagarjatim)
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin. (Foto: tagarjatim)

RADARBANGSA.COM - Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan massa di Kota Blitar mendapat sorotan dari Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Pasalnya, aksi yang menuntut pencairan dana hibah Rp2,8 miliar dan pengembalian aset Kantor KONI tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) KONI Kota Blitar yang juga Wakil Wali Kota Blitar, Elym Tiu Samba.

Mas Ibin menilai keterlibatan pejabat publik dalam aksi yang berlangsung di lingkungan pemerintahan tersebut tidak tepat. Ia juga menyayangkan adanya atlet pelajar yang disebut ikut dalam aksi hingga harus meninggalkan kegiatan sekolah.

“Ini sangat disayangkan. Seorang pejabat publik justru memimpin aksi di kantor sendiri. Ini seperti membakar rumah sendiri,” ujar Syauqul kepada wartawan di Kota Blitar, Selasa (8/9/2026).

Ia juga menyoroti keterlibatan sejumlah anggota DPRD dalam aksi yang berlangsung di Gedung Dewan dan Kantor Wali Kota Blitar. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya pemahaman bersama mengenai tata kelola pemerintahan.

Terkait tuntutan pencairan dana hibah Rp2,8 miliar, Mas Ibin menegaskan Pemkot Blitar belum dapat mencairkan anggaran tersebut sebelum terbentuk kepengurusan definitif KONI Kota Blitar.

Menurutnya, dengan waktu sekitar tiga pekan sebelum batas waktu yang ditentukan, pencairan dana dalam jumlah besar tanpa kepastian kepengurusan dan prosedur yang jelas berisiko melanggar mekanisme pemerintahan.

“Siapa pun pejabat tidak akan berani mencairkan dana sebesar itu dalam tiga minggu tanpa prosedur yang jelas. Itu bukan SOP pemerintahan,” tegasnya.

Mas Ibin meminta Plt KONI segera menindaklanjuti proses Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) untuk membentuk kepengurusan definitif. Setelah itu, KONI dapat mengajukan surat resmi kepada Pemkot Blitar untuk meminta fasilitasi.

“Seharusnya Plt segera melaksanakan Musorkotlub, kemudian bersurat kepada pemerintah untuk meminta fasilitasi. Itu prosedur normatifnya,” katanya.

Ia memastikan, setelah kepengurusan definitif KONI terbentuk, Pemkot Blitar akan segera memproses pencairan dana hibah Rp2,8 miliar sesuai ketentuan. Pemkot juga siap meminjamkan kantor sekretariat untuk mendukung operasional KONI.

Mas Ibin menambahkan, Pemkot Blitar tetap memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet. Selain menyiapkan anggaran pembinaan, pemerintah daerah juga telah memberikan bonus lebih dari Rp1 miliar kepada atlet berprestasi dalam ajang Porprov.

“Di luar KONI, kami tetap memperhatikan atlet dengan serius. Anggaran pembinaan sudah kami siapkan dengan baik,” pungkasnya.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri