Produksi Midea Tembus 3 Juta Unit, Kemenperin Soroti Kekuatan Manufaktur Indonesia

Kamis, 10 September 2026 21:02 WIB
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza (foto: istimewa)
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza (foto: istimewa)

RADARBANGSA.COM – Industri manufaktur Indonesia kembali menunjukkan taringnya di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sektor elektronika dan peralatan listrik menjadi salah satu penopang, dengan pertumbuhan industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik mencapai 9,20 persen pada Triwulan II 2026.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, capaian tersebut sejalan dengan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek industri nasional. Hal itu salah satunya tercermin dari ekspansi Midea Electronics Indonesia yang terus memperbesar kapasitas produksi dan fasilitas manufakturnya di Cikarang dan Karawang.

“Kami mengapresiasi komitmen Midea dan PT Jaya Refrigeration Equipment dalam mengembangkan investasi serta memperluas kegiatan produksi di Indonesia. Hal ini tentunya mencerminkan kepercayaan dunia usaha terhadap prospek manufaktur nasional,” ujar Faisol Riza dalam acara Pencapaian Produksi 3 Juta Unit dan Peresmian Pabrik Midea Indonesia di Cikarang, Rabu (9/9).

Menurut Faisol, penguatan industri dalam negeri masih memiliki peluang besar. Pada Triwulan II 2026, komoditas air conditioner (AC) mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD103,70 juta, sementara refrigerator surplus USD96,39 juta. Sebaliknya, mesin cuci masih mengalami defisit sekitar USD100 juta, yang menunjukkan ruang pengembangan produksi domestik masih terbuka lebar.

“Penguatan produksi domestik perlu berjalan seiring dengan pengembangan ekosistem industri yang lebih luas. Hal tersebut mencakup keterhubungan rantai pasok, peningkatan penggunaan komponen dalam negeri, pengembangan sumber daya manusia, serta penguasaan teknologi dan inovasi,” katanya.

Saat ini, Midea Electronics Indonesia melalui PT Jaya Refrigeration Equipment telah mengembangkan fasilitas produksi berbagai produk home appliances, mulai dari AC, mesin cuci, refrigerator, hingga freezer. Dalam pencapaian terbarunya, perusahaan mencatat produksi tiga juta unit produk yang terdiri atas 2,25 juta unit AC, satu juta unit refrigerator, dan 367.500 unit mesin cuci, sekaligus meresmikan pabrik AC dan refrigerator di Cikarang.

“Pengembangan fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memperluas kegiatan manufaktur di Indonesia,” tuturnya.

Tak hanya menggarap pasar domestik, Midea juga semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi untuk pasar global. Hingga 2026, sebanyak dua juta unit produk telah diekspor ke kawasan ASEAN dan Amerika Utara.

“Capaian ekspor ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peran dalam mendukung kebutuhan pasar internasional. Pengembangan fasilitas produksi di dalam negeri juga memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian dari jaringan produksi dan bisnis global perusahaan,” katanya.




Reporter : Sugito
Redaktur : M. Isa