Untag Surabaya Gandeng KONI Jatim Siapkan Masa Depan Atlet

Jum'at, 11 September 2026 11:01 WIB
Untag-KONI Jatim Buka Beasiswa untuk Atlet Berprestasi. (Foto: kominfo jatim)
Untag-KONI Jatim Buka Beasiswa untuk Atlet Berprestasi. (Foto: kominfo jatim)

RADARBANGSA.COM - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur untuk memperkuat masa depan atlet melalui pendidikan tinggi.

Kolaborasi ini mencakup penyediaan beasiswa, kesempatan melanjutkan studi hingga jenjang doktoral, serta pengembangan kewirausahaan bagi atlet berprestasi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Untag Surabaya dan KONI Jatim di Gedung R. Ing. Soekonjono, Surabaya, Kamis (10/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Membangun SDM Olahraga Unggul: Studi Lanjut, Beasiswa, dan Kewirausahaan”.

Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro mengatakan, kerja sama tersebut memiliki empat fokus utama, yakni studi lanjut, beasiswa, pengembangan kewirausahaan atlet, serta penguatan tridarma perguruan tinggi.

Melalui program studi lanjut, atlet dan pengurus KONI mendapat kesempatan menempuh pendidikan hingga jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Sementara beasiswa akan diberikan kepada atlet berprestasi dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

“Banyak atlet yang kesulitan mengatur keuangan pasca-masa aktif. Karena itu, kami siapkan pembinaan agar mereka mandiri secara ekonomi,” ujar Harjo.

Selain pendidikan formal, Untag Surabaya menyiapkan program kewirausahaan untuk membantu atlet membangun kemandirian ekonomi setelah tidak lagi aktif berkompetisi. Kerja sama juga mencakup riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan ilmu yang berkaitan dengan kebutuhan olahraga.

Untuk menyesuaikan aktivitas pendidikan dengan jadwal latihan dan pertandingan, Untag Surabaya menyediakan sejumlah skema pembelajaran, antara lain jalur prestasi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pendidikan jarak jauh, dan pembelajaran hibrida.

Melalui skema RPL, pengalaman kerja maupun latihan atlet dapat dikonversi hingga 75 persen dari beban studi sesuai ketentuan. Dengan demikian, pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki atlet dapat diakui dalam proses pendidikan.

Saat ini, Untag Surabaya memiliki sembilan fakultas dengan 35 program studi. Perguruan tinggi tersebut juga telah menjalin kerja sama internasional dengan lebih dari 200 institusi.

Harjo menyebut Untag Surabaya telah meraih akreditasi Unggul dan sertifikasi AUN-QA. Saat ini terdapat 15.488 mahasiswa aktif serta lebih dari 63.000 alumni yang tersebar di 50 negara.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya Dr. IGN Anom Maruta mengatakan, pemberian beasiswa bagi atlet merupakan kebijakan mandiri yayasan.

“Yayasan memberikan beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi. Apakah itu nanti bentuknya semesteran atau tahunan, itu nanti akan dibuatkan regulasinya untuk beasiswa,” ujarnya.

Regulasi mengenai kriteria penerima, besaran bantuan, hingga mekanisme pencairan beasiswa masih dalam tahap penyusunan.

Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia menilai pendidikan harus menjadi bagian dari pembinaan atlet agar prestasi olahraga berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Jangan sampai kita memanfaatkan atlet saat mereka berprestasi, lalu membiarkan mereka mencari jalan sendiri setelahnya. Itu yang saya sebut tidak menzalimi atlet. Permintaan Ibu Gubernur sangat jelas, jangan ada atlet yang tidak melanjutkan pendidikan,” tegas Nabil.

Nabil berharap Untag Surabaya dapat menjadi salah satu kampus yang memberikan ruang lebih besar bagi atlet melalui beasiswa, jalur penerimaan khusus, serta sistem perkuliahan yang dapat menyesuaikan agenda latihan dan pertandingan.

Menurutnya, pembekalan kewirausahaan juga penting agar atlet memiliki bekal untuk membangun kehidupan ekonomi setelah masa kompetitif berakhir.

“Kami juga berharap Untag bisa mengambil peran khusus di beberapa cabang olahraga, membina atlet hingga prestasi mereka berbicara di tingkat internasional,” katanya.

Selanjutnya, program kerja sama tersebut akan disosialisasikan KONI Jatim kepada seluruh kabupaten/kota serta cabang olahraga di Jawa Timur. Kolaborasi ini juga dinilai strategis menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke-10 pada 2027 yang diproyeksikan melibatkan sekitar 23.000 atlet dan pelatih.

Sementara itu, Untag Surabaya masih membuka pendaftaran mahasiswa baru hingga 13 September 2026. Pendaftaran berikutnya untuk program magister dan doktor dijadwalkan dibuka pada Oktober 2026.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri